Wali Kota Kendari dan Cagub Sultra Terima Suap Miliaran Rupiah

oleh
Wali Kota Kendari.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya uang suap miliaran rupiah dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kendari kemarin. OTT tersebut berhasil mengamankan Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra serta calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Cagub Sultra) Asrun. KPK juga menangkap 2 orang dari pihak swasta.

“Untuk nilai transaksinya tadi saya dapat update itu miliaran rupiah yang terjadi kemarin,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Kamis (01/3/2018).

Namun, Febri belum bisa memberikan penjelasan secara spesifik transaksi miliaran rupiah itu terkait apa saja.

(Baca Juga: Walikota Kendari dan Cagub Sultra Ditangkap KPK)

“Secara spesifik terkait dengan apa, saya kira besok kami sampaikan tetapi memang kami menerima informasi dari masyarakat kemudian kami kroscek ke lapangan ada interaksi antara pihak swasta,” kata Febri.

KPK pun telah membawa empat orang yang sebelumnya diamankan di Kendari, Sulawesi Tenggara ke Gedung KPK Jakarta, Rabu malam.

Empat orang diamankan itu terdiri dari unsur kepala daerah, mantan kepala daerah, dan dari pihak swasta.

“Pihak swasta ini, kalau kami identifikasi itu orang dari perusahaan yang memegang proyek di salah satu dinas di sana. Jadi, sebelumnya juga sudah memegang proyek di sana dan sudah memenangkan proyek di tahun anggaran ini juga,” ungkap Febri.

Selanjutnya, kata dia, saat terjadi transaksi keuangan tersebut, tim KPK bergerak dengan mengamankan sejumlah pihak.

“Kami identifikasi ada interaksi itu sampai ketika ada transaksi keuangan kemudian tim bergerak. Tim bergerak mengamankan sejumlah pihak untuk kemudian dilakukan klarifikasi lebih lanjut,” ucap Febri.

Keduanya sebelumnya juga telah menjalani proses pemeriksaan awal di Polda Sulawesi Tenggara menyusul penangkapan keduanya pada Rabu pagi.(ara/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *