Warga Malang Diamankan Densuskarena Rumahnya Jadi Tempat Berkumpul Wanita Bercadar

oleh
Rumah Kristanto yang diduga terlibat jaringan terorisme di Jalan Tenaga, Kepuharjo, Karangploso, Malang. Kristanto diamankan polisi hari ini.

GLOBALINDO.CO, MALANG – Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror semakin gencar melakukan operasi penggerebekan pasca peledakan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya yang menewaskan belasan orang. Selain penggerebekan sarang kelompok teroris di Manukan, Surabaya, hari ini (15/5) Densus 88 juga mengamankan Kristianto di Malang, Jawa Timur yang diduga terlibat jaringan terorisme.

Kristanto yang tinggal bersama istri, serta tiga anaknya tinggal di rumah kontrakan di Jalan Tenaga, Kepuharjo, Karangploso, Malang, diamankan polisi karena sering dikunjungi beberapa orang mencurigakan dan perempuan bercadar.

Ketua RT setempat, Nurhadi, mengungkapkan, Kristanto dan keluarganya dikenal tertutup dan tidak pernah bersosialisasi dengan warga sekitar. Bahkan mereka sering berkumpul dengan teman-temannya dari luar yang tidak dikenal warga sekitar rumahnya.

“Istrinya itu kan bercadar. Tamunya juga banyak yang bercadar. Kemarin didatangi polisi, cuma tanya itu yang tinggal siapa. Ada istri dan tiga anakanya, ya hampir setahun tinggal di sini,” ujar Nurhadi.

Ia menceritakan, rumah yang ditempati Kristanto sering dijadikan tempat berkumpul komunitasnya dan menggelar semacam pengajian tertutup untuk kelangan mereka.

“Saya pernah tahu, rumahnya dibuat pengajian yang datang rata-rata bercadar. Temannya sering ke sini malam hari,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan warga, Kristanto ditangkap pada Selasa pagi, setelah salat di musala di sekitar rumah. Polisi, kemudian menggeledah rumah Kristanto mulai pukul 12.30-14.45 WIB.

Tetangga dekat Kristanto, Ellya, mengaku sering melihat tamu bercadar masuk ke rumah kontrakan itu. Pada awal pindah rumah, Kristanto tidak hanya tinggal bersama istri dan tiga anaknya, tetapi dengan belasan wanita bercadar.

“Pertama pindah itu selain sama keluarga, juga ada sekitar 12 cewek bercadar. Wong, saya itu tahu datangnya pakai mobil, ya, ada laki-lakinya juga paling cuma dua, kalau enggak tiga. Tapi sejak tiga bulan terakhir ini sepi, hanya Kristanto dan keluarganya,” katanya. (vin/adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *