Warga Surabaya Antusias Manfaatkan Layanan e-Lampid

oleh
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Semangat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya memberikan pelayanan kependudukan berbasis teknologi informasi, direspons positif oleh warga Kota Surabaya. Sejak digagas tahun 2015 silam, e-Lampid telah dimanfaatkan oleh puluhan ribu warga Surabaya.

Data yang ada di Dispendukcapil Kota Surabaya, untuk permohonan pengurusan akta kelahiran secara online melalui e-Lampid, sejak 2015 hingga awal 2017 ini sudah mencapai 80.401. Rinciannya, tahun 2015 sebanyak 30.256, lalu tahun 2016 naik menjadi 37.629.

“Di tahun 2017 sudah ada 12.516 pengurusan akta kelahiran,” ujar Suharto Wardoyo, Senin (20/3/2017).

Sementara untuk pengurusan akta kematian, sejak 2015 hingga kini ada 10.650 pengurusan. Dari jumlah 8404 pada 2015, lalu 2189 pada 2016 dan di tahun 2017 ini sudah ada 57 pengurusan akta kematian.

Sementara untuk permohonan pindah keluar, hingga kini total ada 21.355 permohonan. Adapun untuk permohonan pindah datang, di tahun 2017 ini sudah ada 2250 permohonan. Lalu untuk permohonan pencatatan perkawinan mencapai 4183 permohonan.

“Kalau untuk permohonan pencatatan perceraian mencapai 149 jumlah pemohon,” ungkap Anang, sapaannya.

Lebih jauh, Anang menjelaskan bahwa tujuan e-Lampid adalah memudahkan warga mengurus enam layanan kependudukan. Enam layanan tersebut adalah pengurusan akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, akta perceraian, surat keterangan pindah datang, serta surat keterangan pindah keluar.

Menurut Anang, dengan adanya proses pendaftaran dan pengumpulan dokumen kelengkapan pengurusan akta kelahiran, akta kematian, cukup berhenti di kelurahan. Lalu untuk surat keterangan pindah datang dan pindah keluar, cukup berhenti di kecamatan.

“Jadi tidak perlu ke kantor Dispendukcapil. sambung Suharto Wardoyo. Aplikasi ini juga sudah diadopsi oleh Pemkot Jayapura,” pungkasnya. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.