Warga Yahukimo Papua Terlibat Bentrokan, 3 Tewas, 27 Luka

oleh
Warga Yahukimo, Papua yang terlibat bentrokan.

GLOBALINDO.CO, PAPUA – Aksi kekerasan di wilayah Papua terus terjadi. Kali ini, bentrokan antar warga pecah di Kabupaten Yahukimo, Papua. Bentrok antar warga yang pecah di Jalur I Pasar Baru, Kota Dekai ini mengakibatkan 3 orang tewas dan 27 lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, 5 rumah terbakar.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengungkapkan, bentrok yang terjadi sekitar pukul 14.35 WIT, Senin (25/6.2018) itu diduga dipicu cemburu yang berbuntut perkelahian antarwarga.

Informasi yang didapat polisi, bentrok itu bermula ketika istri dari pria berinisial YH diisukan berselingkuh dengan salah satu warga dari kelompok kampung tetangga. Dari isu tersebut, YH kemudian mencari laki-laki yang berselingkuh dengan istrinya dan kebetulan bertemu di salah satu bengkel motor Jalur I Kota Dekai.

“Selanjutnya (mereka) langsung bertengkar mulut dan berujung penikaman terhadap korban,” kata Kamal, Selasa (26/6/2018).

(Baca Juga: Tawuran Antar Warga di Timika Papua, Ratusan Polisi Dikerahkan)

Mendengar adanya salah satu keluarga mereka menjadi korban penikaman, lanjut Kamal, kelompok bawah langsung secara spontan berkumpul sambil membawa alat perang seperti tombak, panah, parang, serta batu dan kayu langsung melakukan penyerangan ke lokasi Pasar Baru.

“Sementara dari kelompok atas juga sudah bersiap, sehingga terjadi saling serang antarkelompok,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, ungkap Kamal, sebanyak 3 korban meninggal dunia, 27 mengalami luka-luka dan lima unit rumah hangus terbakar.

“Pascakejadian, kondisi saat ini berhasil dikuasai aparat TNI dan Polri disana. Kondisinya sudah kondusif. Penjagaan ketat terus dilakukan, agar benrok tidak kembali terjadi,” paparnya.

Selain mengamankan lokasi, kata Kamal, aparat kepolisian setempat telah melakukan penyelidikan, guna mengungkap aktor perkelahian ini.

“Sudah ada beberapa saksi yang dimintai keterangan. Tapi belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” lanjutnya.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *