Wonderful Indonesia Bakal Muncul di Singapore Airlines?

154519_wonJakarta – Segala cara dilakukan Kemenpar agar mendatangkan lebih banyak turis mancanegara. Tak terkecuali, rencana kerja sama dengan maskapai negeri tetangga, Singapore Airlines.

“Saya sudah ketemu dua kali sama Menteri Pariwisata Singapura. Kita, kedua negara sepakat bergabung agar saling menguntungkan,” kata Menpar Arief Yahya setelah acara acara ‘Direct Promotion Tourism Jambi’ di Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (11/4/2016) kepada awak media.

Arief melanjutkan, dirinya juga sudah bertemu dengan Presiden Singapore Airlines. Lalu, dibahaslah mengenai ‘cooperative strategic’ yang intinya, kerja sama saling menguntungkan baik pihak Singapore Airlines maupun Kementerian Pariwisata demi meningkatnya kunjungan turis.

“Kerjasamanya promosi bersama-sama. Nanti logo Wonderful Indonesia bisa muncul di SQ (Singapore Airlines). Kemudian, join package destinasi, misalkan dari Singapura lanjut ke Bali, ke Bunaken atau lanjut ke Kepri,” terang Arief.

Dengan kerjasama ini, diharapkan Singapore Airlines menyumbang 20 persen dari kunjungan turis ke Indonesia. Sedangkan bagi Singapore Airlines sendiri, bisa meningkatkan pendapatan dengan angka yang sama, 20 persen juga.

“Ada 13 destinasi yang dituju Singapore Airlines dan juga terhubung dengan Silk Air. Lagipula, Singapore Airlines memiliki koneksi ke banyak negara dan direct flight-nya kuat. Contoh ya, penerbangan kita (Indonesia) ke China saja 40 persen. Tapi Singapura ke China, 90 persen,” papar Arief.

Arief pun menegaskan, turis yang diincar dari mana saja baik Eropa sampai Amerika selama Singapore Airline terbang ke sana. Lalu mengapa tidak memilih maskapai dalam negeri, Garuda Indonesia?

“Saya pakai bahasa yang jelas, kita akan mendatangkan turis dari negara yang tidak diterbangi Garuda. Ke Eropa misalnya (Garuda-red), hanya ke dua destinasi saja, London dan Amsterdam. Sekarang sedang disusun draftnya, saya kasih waktu seminggu dan sebulan eksekusi,” tutup Arief.