Wow,  76 Tahun Lenyap, Bangkai Kapal Induk AS Berhasil Ditemukan

oleh
Kapal Induk AS USS Lexington yang tenggelam pada PD II

 

GLOBALINDO.CO, SYDNEY – Bangkai kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Lexington tenggelam saat terlibat Perang Laut Karang pada 4-8 Mei 1942. Lebih dari 200 orang kru kapal meninggal dunia akibat kekalahan tersebut. Angkatan Laut (AL) AS mengonfirmasi penemuan kapal itu lewat ekspedisi yang dipimpin oleh salah satu pendiri Microsoft, Paul Allen.

USS Lexington, akhirnya berhasil ditemukan setelah menghilang selama 76 tahun. Kapal tersebut diketahui berada di kedalaman sekira 3 kilometer (km) di dasar Laut Karang, 800 km dari pantai timur Australia.

 

Puing pesawat yang ikut tenggelam bersama kapal induk USS Lexington dalam PD II.

Lewat gambar-gambar yang dibagikan oleh Paul Allen lewat akun Twitter, kapal induk USS Lexington terlihat masih dalam kondisi cukup baik. Penemuan kapal itu, beserta 11 dari 35 pesawat tempur, dilakukan oleh Vulcan, perusahaan yang dimiliki Paul Allen, pada Minggu 4 Maret.

“Sebagai putra dari salah satu penyintas USS Lexington, saya mengucapkan selamat kepada Paul Allen dan kru ekspedisi dari kapal penelitian Petrel karena berhasil menemukan ‘Lady Lex’,” ujar Kepala Komando Pasifik Angkatan Laut AS, Laksamana Harry Harris, melansir dari BBC, Rabu (7/3/2018).

 

Pertempuran Laut Karang diyakini sebagai momen kunci untuk mencegah kemajuan pasukan Jepang di Samudera Pasifik selama Perang Dunia II. USS Lexington ditenggelamkan oleh pasukan AS setelah diserang bertubi-tubi oleh torpedo dan bom dari pasukan Jepang.

AL AS menuturkan, sedikitnya 216 orang kru kapal gugur dalam pertempuran tersebut. Beruntung, lebih dari 2.000 orang lainnya berhasil diselamatkan.

“Lexington ada dalam daftar prioritas kami karena itu adalah salah satu kapal besar yang hilang selama Perang Dunia II,” ujar juru bicara Vulcan, Robert Kraft. Ia menambahkan, butuh waktu sekira enam bulan perencanaan untuk menemukan bangkai kapal tersebut.

Gambar-gambar yang diambil dari dasar laut itu menunjukkan papan nama Lexington dan meriam dalam keadaan yang baik. Belasan pesawat tempur yang ditemukan juga masih dalam keadaan baik. Kapal itu tidak akan diangkat karena AL AS menganggapnya sebagai taman makam pahlawan.

Sebelum USS Lexington, Vulcan juga berhasil menemukan bangkai kapal USS Indianapolis yang tenggelam pada Juli 1945. Mereka juga mengungkap keberadaan kapal-kapal lain, termasuk Musashi milik Jepang dan Artigliere kepunyaan Italia, yang sama-sama tenggelam di masa Perang Dunia II. (bbs/boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *