Aa Gatot Brajamusti Ngaku 2 Senpi Miliknya Merupakan Properti Syuting Film DPO

oleh

aa gatotGLOBALINDO.CO, JAKARTA - Ketua Umum Parfi, Aa Gatot Brajamusti memiliki alibi terkait kepemilikan dua pucuk senjata api (Senpi). Menurutnya, dua Senpi itu merupakan properti untuk syuting film DPO (Detaschment Police Officer).

Untuk mendalami pengakuan ini, polisi berencana memeriksa pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan film DPO tersebut.

“Hari Jumat pagi kami juga akan memeriksa sutradara dan artis pemain film tersebut,” kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (7/9/2016).

Budi mengungkapkan, keperluan penyidik memeriksa sutradara dan artis film DPO lantaran Aa Gatot Brajamusti mengakui bahwa senjata api tersebut digunakan sebagai properti film.

“Menurut saudara GB, senjata tersebut digunakan sebagai properti film. Ini juga akan kami periksa orang-orang yang terkait dengan kegiatan ini,” imbuhnya.

Penggunaan properti senjata api pada pembuatan film tersebut dinilai janggal. Sebab, menurut Budi, penggunaan senjata api asli sangat berisiko.

“Kita sudah berkoordinasi dengan beberapa dari pihak film, jarang digunakan properti senjata yang asli. Karena ini akan berisiko, apalagi ini peluru tajam yang digunakan, itu sangat berisiko. Kami masih coba gali lebih dalam proses penyidikan ini,” jelas Budi.

Sementara pagi ini polisi memeriksa Ary Suta, mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Pemeriksaan terhadap Ary Suta dilakukan penyidik, mengingat Gatot mengakui bahwa Senpi itu diberi oleh Ary Suta.

“Hari ini kita mulai pemeriksaan terhadap saudara AS pukul 8.30, kita ada menyiapkan draf pertanyaan itu sebanyak 38 pertanyaan. Ini akan berkembang dalam proses penyidikan nanti,” ungkapnya.

Dalam pemeriksaan ini, Ary Suta didampingi oleh asistennya. Sejauh ini, pemeriksaan baru 8 pertanyaan seputar hubungan Ary Suta dengan Aa Gatot Brajamusti.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.