Ahmad Dhani Ditetapkan Jadi Tersangka Gara-gara Cuitan Bernada Sarkastis

oleh
Ahmad Dhani.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA - Hanya gara-gara cuitan bernada srakastis di akun jejraing sosial, musisi sekaligus politikus Partai Gerindra, Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka. Ahmad Dhani ditetapkan tersangka oleh penyidik Polres Jakarta Selatan.

“Iya betul (Ahmad Dhani jadi tersangka) di Polres Jaksel,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Selasa (28/11/2017).

Ahmad Dhani bakal mulai diperiksa sebagai tersangka pada Kamis (30/11/2017) mendatang.

“Iya hari Kamis Mas Dhani diminta hadir untuk diminta keterangan sebagai tersangka,” kata kuasa hukum Dhani, Ali Lubis.

(Baca Juga: Ahokers Laporkan Ahmad Dhani ke Polisi karena Menghasut)

Ali tak menjelaskan secara detail mengenai status kliennya yang telah ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka. Dia hanya menyebut berdasarkan surat panggilan dari polisi, Dhani telah menjadi tersangka.

“Berdasarkan surat panggilan ya sebagai tersangka,” tuturnya.

Ali juga belum bisa memastikan kehadiran Dhani dalam pemeriksaan Kamis besok itu.

“Namun soal kehadirannya belum dapat di pastikan,” sambungnya.

Sebelumnya, Ahmad Dhani telah diperiksa oleh polisi terkait kasus cuitan sarkastis pada Selasa (10/10) lalu. Dhani dicecar 22 pertanyaan dan ditanya terkait 3 cuitan di twitter.

Dalam kesempatan itu, Dhani menegaskan cuitannya tak mempunyai nilai ujaran kebencian. Dia lantas mengibaratkan kebencian terhadap pendukung pengedar narkoba dengan pendukung penista agama.

“Misalnya siapa saja pendukung para pengedar narkoba wajib digantung, misalnya. Itu kan ujaran kebencian kepada pengedar narkoba dan pendukungnya. Saya rasa menempatkan ujaran kebencian pada tweet saya agak salah ya. Karena saya benci kepada penista agama dan pendukungnya,” tegasnya.

Ahmad Dhani dilaporkan oleh relawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat (BTP Network) gara-gara cuitan sarkastis di akun Twitter-nya. Dalam cuitannya, Dhani menyebut siapa saja pendukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi.

“Ini laporannya terkait Twitter Ahmad Dhani. Di sini sudah saya print dan yang paling berat adalah ‘siapa saja yang dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya’ dan dia selalu buat di belakangnya (tagar) ADP, artinya langsung dari tangan dia sendiri,” kata Ketua BTP Network, Jack Lapian.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.