GLOBALINDO.CO, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali ‘menggoda’ PDIP untuk bisa mendapatkan rekomnya. Kali ini, Ahok memanfaatkan momentum suara penolakan kader DPD PDIP Jakarta.
“Kalau untuk ngatasin DPD (dewan pimpinan daerah PDIP), itu urusan Pak Djarot dong, kan bukan partai saya. Mau rangkul gimana? cewek cantik, enggak,” kata Ahok di Kawasan Pusat Industri Kecil Pulogadung, Jalan Penggilingan, Jumat (19/8/2016).
Seperti diketahui, beberapa kader PDIP tingkat DPD DKI Jakarta menyuarakan penumbangan Ahok dari kursi Gubernur DKI Jakarta. Hal itu pernah disampaikan pelaksana tugas Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, Bambang Dwi Hartono beberapa waktu lalu.
Bambang menyampaikan, suara itu muncul berdasar hasil reses anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta yang menyerap aspirasi warga. Hasilnya, kata Bambang, mayoritas warga miskin tidak lagi menghendaki Ahok menjadi Gubernur.
Selain itu, penolakan juga terlihat dari video berdurasi 32 detik yang memperlihatkan sejumlah kader PDIP menyanyikan yel-yel penolakan terhadap Ahok.
Dalam video yang beredar di media sosial itu tampak di antaranya Bambang DH, anggota DPRD DKI Jakarta Merry Hotma, Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) dari PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono.
“Bersatu padu untuk menang, gotong royong untuk menang, berjuanglah untuk menang, Ahok pasti tumbang. Bersatu padu untuk menang, gotong royong untuk menang, berjuanglah untuk menang, Ahok tunggang langgang,” demikian lirik yel-yel tersebut.(kcm/ziz)

