Ahok Sebut Sandiaga Simpan Banyak Harta di Luar Negeri

oleh
Cagub petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (kiri) menuding rivalnya, Sandiaga Uno (kanan) menyimpan harta dalam jumlah besar di luar negeri.
Cagub petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (kiri) menuding rivalnya, Sandiaga Uno (kanan) menyimpan harta dalam jumlah besar di luar negeri.
Cagub petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (kiri) menuding rivalnya, Sandiaga Uno (kanan) menyimpan harta dalam jumlah besar di luar negeri.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut rivalnya, Sandiaga Uno menyimpan banyak harta di luar negeri. Karena itulah, Sandiaga tak berani menerima tantangannya untuk melakukan pembuktian harta terbalik dan memilih mengikuti amnesty pajak.

Sindiran ini disampaikan Ahok untuk menyikapi tantangan Sandiaga yang mengajaknya ikut amnesty pajak. Menurut Ahok, dirinya tak perlu ikut amnesty pajak karena sudah rutin melaporkan hartanya ke KPK melalui Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara.

“Makanya saya tanya, dia nantang orang yang salah. Semua harta saya dilaporkan di LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara),” kata Ahok saat peresmian Pasar Nangka Bungur, Kamis (29/9).

Ahok mengatakan semua harta miliknya tidak ada yang disembunyikan di luar negeri. “Beda lah saya sama Sandiaga yang kaya, ngumpetin di luar negeri kan. Hahaha,” ujarnya.

Sandiaga Klaim Hartanya di Luar Negeri Hanya 3 Persen

Tudingan Ahok tadi langsung disangkal Sandiaga saat melaporkan LHKPN-nya ke KPK, Kamis (29/9). Dalam LHKPN itu, Sandiaga menegaskan hartanya yang ada di luar negeri hanya sekitar 3 persen.

“Untuk konfirmasi dari berita yang banyak keluar, ternyata hasil yang dilaporkan jauh lebih sedikit. Dan 97 persen dari nilai harta dan kekayaan saya ada di Indonesia,” kata Sandiaga di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Pernyataan Sandi tersebut sekaligus membantah tudingan Basuki Tjahaja Purnama yang menyatakan kekayaannya berada di luar negeri. Menurutnya, semua data terkait kekayaan miliknya sudah dilaporkan kepada KPK.

“Jadi itu menunjukkan bahwa tudingan kita melakukan penyimpanan aset di luar negeri itu saya bantah dengan data yang sudah ada di KPK,” kata Sandi.

Namun, terkait jumlah kekayaan yang dilaporkannya kepada KPK, Sandiaga enggan mengungkapkan secara rinci. Ia hanya memastikan pelaporan sudah dilakukan secara transparan dan tanpa diada-adakan.

“Mengenai jumlah harta tadi kita sudah bicara ke dalam, masih di proses. Kita hormati, nanti KPK akan laporkan kepada KPU dan diumumkan bersama,” kata Sandi. (rp/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.