Amerika Larang Warganya Hadiri Festival di Eropa Terkait Serangan Teroris

oleh

ilustrasi-terorismeGLOBALINDO.CO, WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat melalui Departemen Luar Negeri melarang warganya untuk menghadiri festival dan event-event serupa selama libur Desember ini terkait serangan teroris. Larangan itu dikhususnya pada wilayah Eropa.

“Warga negara Amerika Serikat harus berhati-hati di festival-festival liburan, event-event dan pasar-pasar terbuka,” demikian statemen Deplu AS seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (22/11/2016).

Disebutkan Deplu AS, ada informasi kredibel bahwa kelompok-kelompok teroris ISIS, al-Qaeda dan afiliasi-afiliasi mereka terus merencanakan serangan di Eropa.

Deplu AS menekankan, para ekstremis telah melancarkan serangan-serangan di Belgia, Prancis, Jerman dan Turki dalam setahun terakhir. Deplu AS menyatakan, pihaknya terus mengkhawatirkan kemungkinan serangan-serangan berikutnya di wilayah Eropa.

“Warga negara AS harus menerapkan kewaspadaan ketika menghadiri event-event liburan besar, mengunjungi tempat-tempat wisata, menggunakan transportasi publik, dan mendatangi tempat-tempat ibadah, restoran, hotel, dan lainnya,” demikian disampaikan Deplu AS.

Disebutkan Deplu AS, peringatan perjalanan ini akan berakhir pada 20 Februari 2017 mendatang.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.