
GLOBALINDO.CO, KABUL - Sebuah aksi bom bunuh diri mengguncang permukiman Microryan di Ibu Kota Afghanistan, Kabul, Kamis malam (4/1/2018) waktu setempat. Aksi bom bunuh diri ini menewaskan sedikitnya 11 orang dan melukai 20 orang lainnya.
“Serangan bom bunuh diri menggetarkan satu jalan di Microryan, Distrik Polisi 9, sekitar pukul 20.45 waktu setempat,” kata satu sumber keamanan Pakistan kepada Xinhua, Jumat (5/1/2018).
“Peristiwa tersebut terjadi tak lama setelah satu demonstrasi berakhir di daerah itu dan di antara korban jiwa adalah polisi anti-huru-hara dan warga sipil,” sambungnya.
(Baca Juga: Bom Bunuh Diri di Konser Ariana Grande, 19 Tewas, 50 Luka)
Sebelumnya, seorang pejabat kesehatan masyarakat mengatakan kepada media setempat bahwa 11 orang, termasuk lima personel polisi, tewas dan 20 orang lagi cedera setelah ledakan di daerah padat penduduk.
Ia mengatakan jumlah korban jiwa tampaknya akan berubah sebab sebagian orang yang cedera berada dalam kondisi kritis.
Beberapa toko dan kendaraan juga rusak setelah ledakan itu di daerah tempat puluhan gedung apartemen lima-lantai berada.
Pasukan keamanan telah menutup daerah tersebut sebagai langkah pencegahan.
Perincian lebih lanjut mengenai peristiwa pemboman itu masih belum dikeluarkan di tengah tak-adanya pernyataan resmi.
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung-jawab atas serangan tersebut.
Kabul, dengan penduduk hampir lima juta orang, telah dilanda serangkaian serangan teror selama dua tahun belakangan.
Pada 25 Desember, seorang remaja pembom bunuh diri menewaskan tujuh orang dan melukai enam orang lagi di Permukiman Shash Darak, yang dijaga ketat dan berdekatan.(ara/ziz)

