Curah Hujan Tinggi, Risma Sidak Kesiapan Rumah Pompa

oleh
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat mengecek kesiapan rumah pompa yang ada di kota pahlawan.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini hari ini, Rabu (13/12) menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah rumah pompa. Risma mengecek kesiapan rumah mompa menjelang puncak musim hujan yang diprediksi terjadi pada bulan Desember hingga Januari 2018.

Risma menegaskan, melihat tingginya curah hujan yang terjadi pemerintah kota berencana membangun rumah pompa baru. Selain itu, Pemkot juga akan meninggikan pintu air yang ada.

“Kami akan membangun kembali rumah pompa baru, sedangkan pintu air akan dilakukan peninggian agar mampu membendung air laut saat pasang,” kata Risma saat Sidak.

Menurut Risma, peninggian pintu air dan penambahan rumah pompa sangatlah penting. Sebab akhir-akhir ini rumah pompa tidak mampu membendung derasnya air laut ketika pasang.

“Makanya saya perintahkan PU Bina Marga untuk membuat rumah pompa baru dan meninggikan pintu air utamanya yang langsung menghadap ke laut,” imbuhnya.

Sementara untuk sedimen (endapan) air yang saat hujan tiba hampir melewati batas pintu air, pemerintah kota melalui Dinas PU Bina Marga dan Pematusan secara rutin melakukan pengerukan sungai setiap hari.

“Kami melakukan pengerukan sungai setiap hari, bahkan dalam 1 tahun kami bisa melakukan pengerukan sebanyak 2 kali,” ujar wali kota sarat akan prestasi itu.

Selain pengerukan sungai, pemkot juga menyediakan tempat pemisah pembuangan air limbah rumah tangga dengan drainase air hujan yang diletakkan di beberapa pedestrian seperti di Manyar dan Balai Kota. Tujuannya, memperlambat derasnya volume air laut.

“Meskipun dalam pembangunnya memakan biaya yang cukup mahal,” ungkap perempuan kelahiran Kediri ini.

Dalam waktu dekat, pemkot akan terus melakukan peninggian tanggul laut di 2 kawasan tersebut dan kawasan lainnya supaya ketika hujan deras dan air laut naik maka tidak sampai masuk ke daratan.

“Meskipun PU Bina Marga sudah melakukan peninggian, tapi saya tetap meminta untuk ditinggikan lagi, kan percuma ada rumah pompa tapi air lautnya masuk ke daratan,” pungkasnya. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.