GLOBALINDO.CO, TRENGGALEK - Jalur nasional Trenggalek-Ponorogo di km 16, Dusun Lumpang, Desa Ngglinggis, Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek mulai bisa dilalui kendaraan. Sebelumnya jalur ini lumpuh total akibat tertutup material longsor.
Dari pantauan di lapangan, jalur perbatasan tersebut bisa diberlakukan sistem buka tutup, Rabu (23/11/2016). Kapolsek Tugu, Iptu Bambang Purwanto, menjelasakn, saat ini ada dua alat berat yang diturunkan untuk menyingkirkan material longsor. Hingga saat ini, dua alat berat masih menyingkirkan material longsor sebelah kanan jalur dari Trenggalek.
“Jadi memang sedikit demi sedikit. Tidak bisa langsung disingkirkan. Saat ini masih sisi sebelah kanan dari Trenggalek. Nanti sisi sebelah kirinya juga,” tutur Kapolsek Tugu.
Bambang menuturkan proses evakuasi harus hati-hati. Karena rawan longsor susulan. Jika tidak berhati-hati, bisa-bisa pekerja yang menyingkirkan alat berat jadi korban. Apalagi, lanjut dia, yang rawan longsor tidak hanya di Jalan Raya Trenggalek-Ponorogo km 16 saja. Melainkan mulai km 14-18.
Material longaor berupa tanah bercampur bebatuan terlihat dilokasi. Ini akibat ambrolnya tebing setinggi 25 meter.
Awalnya, Senin (21/11/2016) pagi longsor hanya menutup separuh badan jalan. Namun sekitar pukul 12.00 wib longsor susulan kembali terjadi. Dan menutup akses jalan nasional. Akibatnya jalur utama Trenggalek menuju Ponorogo tertutup total. Baik untuk roda empat maupun roda dua. (mit/suf)

