Dinkes Diminta Segera Terapkan Layanan Kesehatan Berbasis IT

oleh
Ketua Pansus Upaya Kesehatan DPRD Kota Surabaya, Chusnul Chotimah.
Ketua Pansus Upaya Kesehatan DPRD Kota Surabaya, Chusnul Chotimah.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA - Ketua Pansus Upaya Kesehatan DPRD Kota Surabaya, Chusnul Chotimah mendorong pemerintah kota segera menerapkan layanan kesehatan berbasis IT.

Alasan kalangan dewan agar segera diterapkannya system informasi manajemen E-Healt berbasis android atau IOS karena pengguna android cukup banyak. Apalagi, layanan ini bisa dimanfaatkan ditengah kesibukan.

“Jika di PDAM saja bisa, pemkot pasti bisa,” ujar Chusnul Chotimah, Senin (5/12/2016).

Untuk mengaplikasikan program E-health melalui android, menurut Chusnul, masyarakat harus mendownload playstore kemudian yankes (pelayanan kesehatan) terlebih dahulu.

“Jadi (layanan) ini untuk kemudahan,” tandas Chusnul.

Politisi dari PDI-P ini optimis program layanan kesehatan berbasis IT bisa diterapkan. Mengingat anggaran dibidang kesehatan mencapai 11 persen dari Rp. 8,5 triliun APBD 2017.

“Sekitar 2/3 dari alokasi anggaran tersebut diprioritaskan untuk kepentingan pelayanan publik,” terangnya.

Itu artinya, alokasi anggran kesehatan pemerintah kota lebih besar dari ketentuan UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yang mewajibkan pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran kesehatan minimal 10 persen.

Disinggung program serupa berupa Command Center milik Pemkot Surabaya, Chusnul mengaku layanan tersebut sering dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan masalah pembangunan. Misal soal jalan rusak dan banjir.

“Untuk itu, perlu layanan kedaruratan khusus kesehatan. Di Tulungagung sudah ada, tapi namanya beda,” imbuh Chusnul. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.