
GLOBALINDO.CO, SURABAYA - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, menargetkan pembangunan 1000 tempat Mandi Cuci Kakus (MCK) selama 2018. Menurut Kepala Dinsos Supomo, program pembangunan MCK merupakan bentuk kepedulian dan kerjasama antara Dinsos dan Dinas Kesehatan.
Supomo berharap melalui program MCK ke depan tidak ada lagi warga yang Buang Air Besar (BAB) ke sungai. Program ini, dibuat karena sebagian besar warga surabaya masih menggunakan sungai sebagai tempat pembuangan tinja atau kotoran.
“Kita terus berupaya menggugah kesadaran masyarakat secara berjenjang untuk mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujar Supomo, Jumat (5/1/2018).
Data yang dihimpun dari Dinsos di tahun 2017 terdapat sekitar 200 MCK yang sudah dibangun. Alokasi dana yang dibutuhkan per tiap unit jamban sebesar Rp 3 juta.
“Nanti di PAK akan ditambahi lagi. Apalagi dari hasil survey masih banyak warga surabaya yang belum memiliki tempat pembuangan sendiri,” ungkapnya.
Supomo mengaku bahwa pembangunan MCK dalam waktu dekat sifatnya dibuat situasional. Artinya, apabila setiap rumah tidak bisa dibuatkan septic tank, maka akan dibuatkan komunal (septi tank dengan ukuran yang lebih besar).
“Diharapkan dengan adanya perbaikan-perbaikan semacam ini, warga surabaya lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” imbuh Supomo.
Ditanya syarat yang dibutuhkan bagi warga yang ingin mengajukan bantuan pembangunan MCK, pemohon harus mengajukan surat ke Dinsos. Selanjutnya surat tersebut akan diverifikasi.
“Kita akan melihat apakah warga tersebut asli penduduk Surabaya, warga tidak mampu dan terakhir memastikan status kepemilikan rumah miliknya sendiri,” pungkas Supomo.
Sebelumnya, Anggota Komisi C (pembangunan,k DPRD Kota Surabaya Camelia Habibah menuturkan, masih ada belasan ribu warga yang tak punya MCK. Padahal MCK merupakan kebutuhan dasar yang harus dimiliki warga untuk bisa menjaga kesehatan serta lingkungannya.
“Jadi rumah-rumah mereka tanpa jamban. Kalau mau buang air besar harus bayar dulu ke WC umum,” ujar Habibah, waktu itu. (bmb/gbi)

