Disdukcapil Padang kekurangan tinta cetak e-KTP

oleh
foto: Ilustrasi
foto: Ilustrasi
foto: Ilustrasi

GLOBALINDO.CO, PADANG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), saat ini kekurangan tinta untuk mencetak Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

“Proses pencetakan e-KTP di daerah ini tidak dapat berjalan optimal, sebab Kemendagri pusat hingga saat ini belum mendistribusikan tinta,”tutur Kepala Disdukcapil Kota Padang, Wedistar di Padang, Kamis.

Sehingga, tambahnya Disdukcapil tidak dapat menerbitkan secara keseluruhan e-KTP kepada masyarakat di Kota Padang yang telah merekam data.

Guna mengatasi permasalahan tersebut, Disdukcapil sekarang ini telah mengajukan dana pembelian tinta sebesar Rp700 juta kepada DPRD Padang melalui APBD-P.

Hal ini, menurutnya merupakan langkah terakhir Disdukcapil Kota Padang, setelah tidak adanya titik terang dari Kemendagri terhadap pendistribusian tinta untuk mencetak e-KTP.

Pengajuan anggaran pembelian tinta tersebut, ujarnya saat ini masih sedang berlangsung dibahas oleh Badan Anggaran (Bangar) DPRD Kota Padang. Apabila hal itu mendapat persetujuan, maka KTP-e dapat langsung dicetak.

Wedistar menjelaskan, dana sebesar Rp700 juta tersebut untuk membeli 140 buah tinta, dimana satu tinta dapat mencetak 450 buah KTP-e.

Sehingga, sebutnya, total KTP-e yang dapat dicetak sekitar 63 ribu, dan jumlah tersebut telah dapat menutupi kekurangan KTP-e tahun 2016 sebanyak 35 ribu, sementara sisanya dapat digunakan untuk kebutuhan tahun 2017.

Apabila pengajuan dana tersebut disetujui oleh DPRD Padang, direncanakan pembelian tinta akan dilakukan secara langsung melalui e-katalog agar proses pencetakan KTP-e dapat dengan cepat tanpa harus melalui prosedur tender.

Oleh karena itu, katanya DPRD Padang diharapkan dapat mengabulkan pengajuan dana tersebut agar pelayanan KTP-e dapat kembali stabil. (ant/nu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.