Doa Bersama di Silang Monas, Kapolri Ajak Masyarakat Dewasa Berdemokrasi

oleh

doa-bersama-di-silang-monasGLOBALINDO.CO, JAKARTA - Beragam upaya dilakukan untuk menurunkan tensi politik di Ibukota Jakarta. Salah satunya digelarnya doa bersama di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2016). Kesempatan ini dimanfaatkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk mengajak masyarakat lebih dewasa dalam berdemokrasi.

Kapolri juga meminta masyarakat berdemokrasi secara sehat dan tidak mudah terpecah belah menjelang Pilkada serentak 2017.

“Saat ini bangsa Indonesia sengan menghadapi proses demokrasi menuju pilkada serentak di 101 kota, kabupaten dan provinsi. Kalau yang terpilih ajang mendapatkan legitimasi untuk memimpin. Dari sisi keamanan pesta demokrasi merupakan legitimasi polarisasi masyarakat. Jangan sampai masyarakat terpecah belah.Terpisah dengan pilihan-pilihan,” kata Tito.

Tito mengajak pula masyarakat untuk senantiasa menyerahkan persoalan hukum pada aparat. Pihaknya meminta agar permasalahan hukum yang dialami Basuki T Purnama tidak dikaitkan dengan masalah politik.

“Pilkada di Jakarta, saya berpesan agar permasalahan hukum tidak dicampurkan ke politik, kultur dan lainya. Ini sudah masuk tahap penting. Mari kita untuk mengawal proses tersebut,” tambahnya.

Melalui doa bersama yang didakan ini, Kapolri berterima kasih pada Panglima TNI Gatot Nurmntyo yang menginisiasi acara. Tito berharap Indonesia semakin sejuk dan damai.

“Saya memberi penghargaan pada Panglima TNI untuk menginisiasi acara ini. Inisiatif ini mudah-mudahan kita tetap menjadi bangsa yang bersatu dan damai,” pungkasnya.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.