GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Status Menteri ESDM, Arcandra Tahar tengah menjadi sorotan publik lantaran disebut-sebut berkewarganegaraan ganda. Dewan Perwakilan Rakyat bertindak cepat untuk menelusuri kebenaran kewarganegaraan Archandra.
Ketua DPR Ade Komarudin yang kaget mendengar kabar ini meminta Komisi III DPR RI untuk mendalaminya. Ade mengatakan, pimpinan DPR akan segera menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) dan rapat pengganti Bamus serta membicarakan masalah tersebut dengan Komisi III DPR.
“Untuk mendalami tingkat kebenarannya, bagaimana keadaannya supaya clear. Kita enggak mau simpang siur, karena bagaimana pun Menteri ESDM baru dilantik,” kata pria yang akrab disapa Akom di Gedung DPR, Jakarta, Senin (15/8).
Politisi Partai Golkar ini mengingatkan agar kabar tersebut tidak menimbulkan kegaduhan baru yang kontraproduktif. Hal ini jika ditanggapi salah akan menimbulkan hal-hal kurang baik bagi masyarakat.
“Apapun hasilnya, lihat perkembangan di Komisi III, saya sudah komunikasi dengan Bambang Soesatyo dengan beberapa pimpinan, itu nanti tugas Komisi III dalami, kesimpulannya apa. Kita tunggu saja,” katanya.
Ade itu juga tidak berprasangka buruk terhadap kabar tersebut. Ia yakin Presiden Jokowi telah mempertimbangkan Arcandra sebelum diangkat menjadi Menteri ESDM.
“Saya yakini Presiden sudah memperhitungkan dalam pergantian kabinet, ini kan sudah berjalan dengan baik, tidak ada menimbulkan gejolak politik,” tegasnya. Ia pun mengingatkan agar semua pihak tidak bersikap reaktif sebelum mengetahui kebenarannya. (tb/gbi)

