
GLOBALINDO.CO, JAKARTA - Sebagai bentuk aksi dukungan atas Palestina sekaligus protes kebijakan Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, Ratusan massa mengepung Kedubes Amerika Serikat di Jakarta Pusat, Senin (11/12/2017). Massa terdiri dari Persis dan Lembaga Pengembangan Pendidikan Dakwah Indonesia (LPPDI) Thoriquna.
Massa mulai berdatangan di depan Kedubes Amerika di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat sejak pukul 09.38 WIB. Massa LPPDI langsung membentuk barisan.
“Ini kita ada 200 orang,” kata Pembina LPPDI Thoriquna, Budi.
(Baca Juga: Indonesia Kutuk Amerika Serikat Terkait Yerusalem)
Massa dari Persis juga sudah datang di sekitar lokasi. Massa akan bergantian dalam aksi ini. Korlap Persis, Andri mengatakan mereka masih menunggu rekan-rekannya yang sebagian masih ada dalam perjalanan jalan.
“Kita belum bergabung dengan mereka (LPI), kita nunggu dulu, baru nanti jam 1 kita gantian,” kata Andri.
Sementara itu, orasi di depan Kedubes AS sudah dimulai. Mereka menolak klaim sepihak Presiden AS Donald Trump soal Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
“Saat ini ada klaim untuk menetapkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, ini telah melukai hati umat Islam sedunia. Oleh karena itu kita menolak,” kata salah satu orator di atas mobil komando.(dtc/ziz)

