Fraksi Golkar DPRD Surabaya Berharap Mendapat Jatah Wakil Ketua Dewan Sementara

oleh
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Jelang pengambilan sumpah janji anggota DPRD Surabaya, Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Surabaya Arif Fathoni meminta agar Partai Golkar diberi jatah kursi Wakil Ketua sementara DPRD Surabaya.

“Ini kan cuma sementara saja yang tugasnya hanya untuk pengesahan tata tertib dan pengesahan fraksi,” kata Arif Fathoni yang terpilih sebagai anggota DPRD Surabaya periode 2019-2024, Rabu (21/8/2019).

Arif Fathoni menjelaskan, tugas Wakil Ketua sementara itu hanya berlangsung sekitar sebulan saja, kalau sudah jabatan itu nanti diserahkan kembali ke pimpinan dewan.

Ada 3 jatah kursi Wakil Ketua sementara DPRD Surabaya yang diperebutkan 4 partai politik peraih kursi kedua terbanyak. Yaitu PKB, Gerindra, PKS dan Golkar.

“Kalau untuk jatah Wakil Ketua Dewan difinitif kan sudah jelas, PKB, Gerindra dan PKS berdasarkan perolehan suara partai di Pemilu,” lanjut Thoni, sapaanya.

Atas dasar tersebut, pria yang terpilih sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya ini berharap baik PKB, Gerindra maupun PKS legowo memberikan satu jatah ke Golkar untuk sementara sebagai asas keadilan distributif.

Ditanya apakah sudah ada kesepakatan soal permintaan Partai Golkar ini, menurutnya hingga saat ini pembahasan masih alot. Rencananya, pada hari Kamis (22/8) pembahasan akan kembali dilanjutkan.

Terpisah, Ketua DPRD Surabaya Armuji mengatakan, pembicaraan perlu dilakukan karena aturan pemilihan wakil ketua sementara bukan berdasarkan jumlah suara dalam pemilu legislatif 2019.

Wakil ketua DPRD sementara didasarkan perolehan kursi terbanyak kedua (setelah PDIP). Nah, PKB, Gerindra, PKS dan Golkar adalah pemenang kedua pemilu legislatif dengan jumlah perolehan kursi yang sama, yakni lima kursi. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.