
GLOBALINDO.CO, JAKARTA - Meski fraksi-fraksi di DPR telah setuju penunjukan Aziz Syamsuddin sebagai Ketua DPR RI pengganti Setya Novanto, proses pergantian ini ternyata tidak bisa berjalan lancar. Sebab, internal Partai Golkar bergejolak. Aziz Syamsuddin Diganjal para koleganya sendiri.
Sedikitnya 50 anggota Fraksi Partai Golkar menggalang tanda tangan menolak Aziz Syamsuddin menjadi Ketua DPR menggantikan Setya Novanto. Dari 50 nama, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) ikut menolak Aziz jadi Ketua DPR.
(Baca Juga: Fraksi DPR Setuju Aziz Syamsudin Gantikan Setya Novanto)
Berdasar surat penolakan yang beredar di kalangan pewarta, Senin (11/12/2017), terdapat 50 dari 91 anggota Fraksi Golkar yang sudah memberikan tanda tangan. Nama-nama yang meneken tanda tangan antara lain Sekretaris F-Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita, Fadel Muhammad, eks Ketua DPR Ade Komarudin, hingga Bamsoet.
Terdapat lima poin yang disampaikan dalam surat pernyataan tersebut. Salah satunya meminta penggantian Ketua DPR untuk saat ini belum dapat dilaksanakan.

Sebelumnya, Fadel mengatakan, anggota F-Golkar tengah menggalang tanda tangan menolak Aziz menjadi Ketua DPR. F-Golkar anti-Novanto juga telah membuat surat tandingan.
“Iya sedang (penandatanganan tidak setuju). Pada prinsipnya kami kader-kader Golkar yang ada di Fraksi Partai Golkar di DPR tidak setuju dengan kesewenang-wenangan dari pada beberapa orang atau kelompok untuk mengadakan penggantian pimpinan DPR dalam waktu yang singkat,” kata Fadel Muhammad.
Fadel menyebut, setengah dari seluruh anggota fraksi telah menandatangani penolakan tersebut.(dtc/ziz)

