Gelar Perkara Kasus Ahok, Bareskrim Polri Perketat Pengamanan

oleh

gelar-perkara-kasus-ahokGLOBALINDO.CO, JAKARTA - Gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari ini digelar, Selasa (15/11/2016). Bareskrim Polri pun memperketat pengamanan.

Pengetatan pengamanan tampak mulai dari pintu masuk Mabes Polri yang dijaga 2 polisi. Sedangkan tiga polisi siaga di pos penjagaan pintu depan mengecek tas dan bawaan tamu-tamu yang datang. Jaket dan topi pengunjung pun diminta dilepas.

Sementara di depan Masjid Al Ikhlas Mabes Polri berdiri sebuah tenda dan disediakan kursi-kursi bagi berbagai media massa yang hadir. Tepatnya di parkiran mobil antara Rupatama dengan Masjid Al Ikhlas.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar dan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Pol) Agus Rianto tampak telah hadir.

Dari pihak pelapor, telah hadir perwakilan dari Advokat Cinta Tanah Air (ACTA).

“Saya mewakili Habib Novel. Kami siap mengikuti gelar perkara dan berharap Mabes Polri bertindak adil dan bijaksana,” kata Muzakir.

Sementara itu, jumlah laporan ke polisi atas kasus Ahok ini bertambah menjadi 13 pelapor.

“Sebelumnya 11 (laporan), terakhir 13 (laporan). Ada susulan dari daerah Makassar,” kata Boy Rafli Amar di Rupatama Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (16/11/2016).

Boy menjelaskan, laporan-laporan tersebut mewakili lembaga atau organisasi masyarakat. Namun ada juga dari pihak perseorangan. Perwakilan dari masing-masing pelapor dipastikan akan hadir.

“Sudah konfirm (akan hadir),” katanya.

Sementara jumlah saksi ahli yang akan dihadirkan sebanyak 20 orang. Mereka berasal dari ahli bahasa, tafsir dan agama.

Gelar perkara ini dijadwalkan akan dilakukan pukul 08.00 WIB. Pihak pelapor, terlapor dan pengawas akan menghadiri gelar perkara terbuka ini.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.