Genjot Produktivitas Jagung, Lamongan Gandeng BTPN Jatim

oleh
Bupati Lamongan Fadeli (depan), bersama rombongan melihat area kawasan pertanian jagung modern.
Bupati Lamongan Fadeli (depan), bersama rombongan melihat area  kawasan pertanian jagung modern.
Bupati Lamongan Fadeli (depan), bersama rombongan melihat area kawasan pertanian jagung modern.

GLOBALINDO.CO, LAMONGAN – Pemerintah Kabupanten Lamongan akan terus mendongkrak peningkatan dan produktivitas pertanian jagung serta akan mewujudkan pertanian jagung modern dalam rentang 2016 sampai 2019. Pemkab Lamongan juga bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur, dalam rangka penerapan teknologi tepat guna.

“Rata-rata produktivitas tanaman jagung di Kabupaten Lamongan masih rendah. Selain itu, senjang hasil antar kecamatan tinggi, mencapai 2,8 ton per hektar. Hasil ini mengindikasikan, bahwa penerapan teknologi tidak optimal di sini,” tutur Muhammad Cholil Mahfud, peneliti utama BPTP Jawa Timur, Rabu (5/10/2016).

Angka rataan 2,8 ton per hektar tersebut didapat pada tahun 2015, dari luas area panen sekitar 54.393 hektare dengan produksi total tercatat 323.549 ton.

Sementara itu dalam enam tahun terakhir, mulai periode tahun 2010 hingga 2015, produksi jagung Lamongan naik dari 279.655 ton menjadi 323.549 ton, atau sebesar 15,7 persen.

Namun demikian, kenaikan produksi tersebut lebih dikarenakan sumbangan dari kenaikkan produktivitas, yakni 62,74 persen, ketimbang penambahan luas panen yang hanya sebesar 37,26 persen.

Untuk itu, Kabupaten Lamongan coba fokus mengejar peningkatan produktivitas, untuk dapat menjadikan 10 ton per hektar.

“Untuk mewujudkan target itu, ada sejumlah komponen teknologi budidaya modern yang bisa dilakukan. Mulai dari penggunaan pupuk kandang 1,5 ton per hektar, maupun pengolahan tanah sempurna,” jelasnya. (km/nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.