Gudang Senjata Kodam XII Tanjungpura Terbakar

oleh

gudang-senjata-terbakarGLOBALINDO.CO, PONTIANAK - Gudang senjata Markas Polisi Militer Kodam XII Tanjungpura (Mapomdam) terbakar. Kobaran api melumat hampir seluruh bangunan. Kebakarn terjadi Selasa (15/11/2016) malam sekira pukul 22.40 WIB.

Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti mengatakan, awalnya api berasal dari bangunan yang ada di belakang gedung dan merembet hingga bagian depan.

“Diduga karena korsleting, api awalnya terlihat kecil oleh petugas yang piket. Pada bagian belakang itu, ada panel yang langsung dari listrik ke bangunan,” ujar Tri.

Api dengan cepat melumat bangunan tua yang sebagian besar berbahan kayu. Kebakaran berlangsung hingga Rabu (16/11/2016) dini hari. Puluhan mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api.

Beruntungnya, senjata-senjata yang disimpan di lantai dasar bangunan (semacam bunker) masih bisa diselamatkan. Api hanya memberangus bangunan mulai dari lantai dua ke atas.

“Senjata dan munisi aman yang terletak di lantai dasar, karena api membakar mulai dari lantai dua ke atas,” ujar Tri.

Tri menambahkan, pihaknya hingga saat ini masih belum bisa memastikan jumlah kerugian materil akibat peristiwa kebakaran tersebut.

“Kerugian materil sedang diperkirakan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini,” papar Tri.

Gedung tersebut sebelumnya merupakan markas Komando Resor Militer (Korem) 121 Alamabnana Manawai, yang saat ini pindah di Kabupaten Sintang.

“Dikarenakan gedung hampir 90 persen terbuat dari kayu maka api cepat mudah menjalar dan pukul 01.15 WIB api dapat di padamkan,” ujarnya.

Dokumen penting beserta perabotan kantur hangus akibat kebakaran tersebut.

“Dokumen alat kantor dan perabot hangus. Lantai dasar atau bisa dibilang lantai 1 yang utuh sebetulnya itu gudang penyimpanan,” ujarnya.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Sementara diduga penyebab kebakaran akibat korsleting listrik.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.