Guru Honorer Ditembak di Papua, Brimob Obok-Obok Kawasan Mulia

oleh

ilustrasi-papuaGLOBALINDO.CO, JAYAPURA - Kondisi keamanan di wilayah Papua tampaknya sulit diredam menyusul adanya berbagai kelompok bersenjata. Terbaru, seorang guru honorer bernama Yuni Yesra (27) tewas ditembak. Polisi pun langsung mengerahkan dua regu Brimob untuk menemukan pelaku penembakan.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, saat ini dua regu Brimob dikirim ke kawasan Mulia untuk memperkuat pasukan yang ada guna mengejar kelompok bersenjata yang menembak seorang guru honorer itu.

“Dua regu pasukan brimob siap diberangkatkan ke Mulia untuk membantu mengejar para pelaku,” kata Irjen Pol Waterpauw di Jayapura, Selasa (13/9/2016).

Dia mengatakan, selain mengobok-obok kawasan Mulia, anggota gabungan Polri dan TNI juga melakukan sweeping mengantisipasi masuknya senjata api atau lainnya.

Aparat keamanan, lanjutnya, juga diperintahkan melakukan pengejaran kepada kelompok bersenjata yang melakukan penembakan terhadap guru honorer yang juga berprofesi sebagai tukang ojek.

Menurut Paulus, insiden penembakan terhadap Yuni Yesra (27), guru honor di kampung Karobate, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Senin (12/9/2016) itu terjadi saat yang bersangkutan menjadi tukang ojek.

Korban yang selain menjadi guru honor di SD Negeri Kulirik, Distrik Mulia, Kab.Puncak Jaya itu juga berprofesi sebagai tukang ojek meninggal akibat luka tembak yang dideritanya.

Paulus mengatakan, jenazah dijadwalkan dievakuasi ke Jayapura, hari ini, dan selanjutnya ke Toraja lewat Makassar.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.