Harga Beras di Banyuwangi Tak Kunjung Turun, Ini Penjelasan Pedagang…

oleh
ilustrasi

GLOBALINDO.CO, BANYUWANGI - Sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Banyuwangi masih terpenuhi. Hanya saja, di antara komoditi kebutuhan tersebut cenderung alami kenaikan. Ada pula yang harganya bertahan cukup tinggi. Misal, beras di pasar ini justru mengalami kenaikan harga yang cukup segnifikan. Kenaikan harga beras kualitas medium, hingga premium meningkat Rp 1000 perkilogramnya.

Sugiarto Seorang pedagang sembako di pasar tradisional Banyuwangi, mengatakan, secara umum harga sembako relatif normal.

“Hanya beras saja yang naik, untuk beras IR 64 dari Rp. 9500 menjadi Rp. 10.500, beras medium dari Rp 10.000 menjadi Rp. 11.000, seangkan kulatias premium dari Rp 11.000 mejadi Rp. 12.000 perkilogramnya,” kata Sugiarto, Jumat (5/1/2017).

Menurutnya, dipengaruhi beberapa faktor. Antara lain, meningkatnya permintaan dari masyarakat, dan minimnya stok, sehingga harganya merangkak naik.

“Bisa karena stoknya tidak seimbang dengan permintaan dari masyarakat, dan harga dari suplayer juga naik,” tambah Sugiarto.

Sementara itu, untuk sejumlah harga bahan kebutuhan pokok di pasar ini terpanatu normal. Meskipun ada beberapa harga yang masih tinggi.

“Untuk sembako lainnya masih normal, gula pasir Rp 11 ribu perkilogram. Cabe rawit agak mahal Rp 40 ribu, cabe merah Rp 24 ribu, bawang putih dan bawan merah juga sama Rp 24 ribu. Minyak goreng curah Rp 12 ribu. Kalau daging sapi masih bertahan Rp 110 ribu perkilogram,” pungkasnya.(nh/ins)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.