GLOBALINDO.CO, SURABAYA - Sekretaris Daerah kota Surabaya, Hendro Gunawan menyatakan, pihaknya berupaya proaktif guna menyelesaikan pembahasan RAPBD 2017 agar tepat sesuai aturan.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Masduki Toha pesimis pembahasan RAPBD 2017 selesai tepat waktu maksimal pada 30 Nopember. Sebab secara logika hal itu tak memungkinkan.
Ditemui sebelum mengikuti rapat Banggar di DPRD Surabaya, Hendro mengungkapkan, saat konsultasi ke bagian hukum Pemprof Jatim kemarin penyelesaikannnya diperkirakan 3 desember mendatang.
“Masih ada waktu, kita diskusi dengan bangar dan banmus,” ujar Hendro Gunawan, Rabu (16/11/2016).
Hendro mengakui, penyebab molornya pembahasan RAPBD akibat masa transisi dengan adanya pembahasan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Ada beberapa penajaman terkait SKPD, makanya diskusinya panjang,” jelasnya.
Dengan sisa waktu yang ada, mantan Kepala Bappeko ini mengaku pemerintah kota akan berupa menyelesaikan pembahasan RAPBD sesuai aturan. Caranya, dalam pembahasan ada pemampatan waktu dalam memberikan jawaban kepada kalangan dewan.
“Contoh, jawaban PU tidak harus butuh waktu 2 hari, cukup sehari. Intinya kita akan kerjasama dengan DPRD, agar tepat waktu,” tandasnya.
Hendro menyebutkan, besaran RAPBD 2017 sekitar Rp. 8,3 T. Dari jumlah itu, alokasi terbesar untuk proyek infrastruktur. Mulai pembangunan Box culvert, rumah susun (rusun), pembebasan lahan, serta alokasi dana untuk pelayanan pendidikan dan kesehatan.
“Untuk pendidikan, sesuai dengan UU sisdiknas, sebesar 27 persen,” pungkas Hendro Gunawan. (bmb/gbi)

