Indonesia Tawarkan 6 Solusi Konflik Israel-Palestina, Ini Dia

oleh
Presiden Jokowi saat menghadiri ajang KTT OKI di turki.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA - Indonesia memberikan tawaran solusi atas konflik yang mendera wilayah Israel-Palestina. Ada 6 tawaran solusi yang disampaikan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (KTT OKI) di Turki.

“Pertama, OKI harus secara tegas menolak pengakuan unilateral (AS) tersebut. Two state solution merupakan satu-satunya solusi dengan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina,” kata Jokowi.

Kedua, Presiden Jokowi mengajak seluruh negara yang memiliki kedutaan besar di Tel Aviv untuk tidak mengikuti langkah Amerika Serikat memindahkannya ke Yerusalem.

(Baca Juga: Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Donald Trump Buka Kotak Pandora di Timur Tengah)

Ketiga, OKI dapat menjadi motor untuk menggerakkan dukungan negara-negara yang belum mengakui kemerdekaan Palestina untuk segera melaksanakannya.

Keempat, Presiden Jokowi menyerukan sejumlah negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk meninjau kembali hubungan diplomatik tersebut. Menurut Jokowi, hal itu sesuai dengan sejumlah resolusi OKI sebelumnya.

“Kelima, anggota OKI harus mengambil langkah bersama dalam hal meningkatkan bantuan kemanusiaan, peningkatan kapasitas dan kerjasama ekonomi terhadap Palestina,” ujar Jokowi.

Keenam, Presiden Jokowi juga berharap OKI menjadi motor bagi gerakan di berbagai forum internasional dan multilateral untuk mendukung Palestina, termasuk di Majelis Umum Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Solusi Indonesia ini mendapat apresiasi dari Presiden Palestina, Mahmoud Abbas.

“Presiden Palestina menyampaikan terima kasih yang mendalam dan penghargaan yang tinggi atas dukungan Indonesia terhadap Palestina,” kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.

Abbas juga menyampaikan kepada Presiden Jokowi bahwa Indonesia adalah negara di luar Timur Tengah yang paling aktif dan responsif dalam memperjuangkan hak-hak Palestina.

Apresiasi yang sama juga diungkapkan Raja Yordania, Raja Abdullah II, penjaga dan perawat Masjid Al Aqsa. Masjid tersebut berada di Yerusalem, namun perawatannya dibiayai oleh Departemen Wakaf Yordania.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.