Ini Cara Risma Berikan Pelayanan Optimal Pada Masyarakat di Bidang Kesehatan

oleh
Walikota Surabaya, Tri Rismaharini secara simbolik menerima bantuan mobil ambulance
Walikota Surabaya, Tri Rismaharini secara simbolik menerima bantuan mobil ambulance dari Dirut PT. Taspen, Iqbal Latantro.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA - Pemkot Surabaya telah melakukan berbagai upaya untuk memberikan pelayanan optimal di bidang kesehatan kepada masyarakat kurang mampu di Kota Pahlawan.

Optimalisasi pelayanan itu didukung oleh semakin banyaknya jumlah mobil ambulance yang dimiliki Pemkot. Salah satunya melalui penyedian mobil ambulance dan mobil jenazah keliling selama 24 jam.

“Warga bisa mengontak nomor call center 5465777 jika sewaktu-waktu membutuhkan,” terang Walikota Surabaya, Tri Rismaharini saat menerima bantuan satu unit mobil ambulance dari PT. Taspen (Persero), Jumat (16/9/2016).

Tri Rismaharini menjelaskan, selama ini yang dilayani bukan hanya warga Surabaya. Tetapi juga warga luar kota yang berada di Surabaya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) ini kemudian mencontohkan pernah ada warga luar kota yang mendadak tergeletak di sentra PKL.

“Banyak sekali kami tolong warga dari luar kota. Bila seperti itu, kami rawat dulu di rumah sakit,” sambungnya.

Kepala Dinas Sosial, Supomo menambahkan, agar warga kurang mampu di Surabaya mengetahui dan memaksimalkan fasilitas mobil ambulance ini, pihaknya terus melakukan sosialisasi.

“Sekarang banyak (masyarakat yang mengoptimalkan ambulance keliling). Per hari bisa sampai 10 (permohonan dari warga untuk pemanfaatan mobil ambulance),” sambung Supomo.

Sementara Direktur Utama (Dirut) PT Taspen, Iqbal Latanro mengatakan, penyerahan mobil ambulance kepada Pemkot Surabaya ini merupakan realisasi dari program Bina Lingkungan yang dioptimalkan oleh BUMN yang bergerak di bidang asuransi tabungan hari tua dan dana pensiun Pegawai Negeri Sipil ini.

Menurutnya, melalui program Bina Lingkungan, PT Taspen ingin berperan serta dalam memberi manfaat kepada masyarakat.

“Kenapa Surabaya? Karena Surabaya ini dapat kita jadikan role model sistem layanan pada masyarakat,” tegasnya. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.