
GLOBALINDO.CO, SURABAYA - Meski ditolak oleh sejumlah seniman dan budayawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, sepertinya tetap bersikukuh memindahkan gedung Dewan Kesenian Surabaya (DKS) ke Hi Tech Mall. Bahkan Wali Kota Tri Rismaharini sudah memiliki konsep penataan ruangan di gedung baru yang akan ditempati.
Ditemui di sela-sela acara nonton bareng kesenian rakyat yang digelar di Gedung Balai Budaya di kompleks Balai Pemuda, Kamis (14/12), Risma menjelaskan pemkot akan menempatkan pusat kegiatan seni di satu tempat.
“Rencananya, gedung pusat pertokoan Hi Tech Mall yang akan dioptimalkan menjadi pusat kegiatan seni,” ujar Risma.
Selain sebagai tempat pagelaran seni, Hi Tech Mall juga akan difungsikan sebagai tempat berlatih para seniman. Untuk lantai satu akan diperuntukan latihan seni bagi anak-anak.
“Jadi setiap hari latihan. Kalau anak-anak bisanya hari Selasa, ya dia hari Selasa latihan di situ. Bisa main drama, main musik, main tari, nanti semua akan kita siapkan,” ujarnya.
Sementara untuk seniman yang sudah profesional, menurut Risma, akan ditempatkan dilantai dua sebagai tempat latihan mereka.
“Terus yang lantai tiga ingin seperti yang ada di broadway ada pentas dan lain-lain,” jelas wali kota yang semasa sekolah aktif berkegiatan seni ini.
Sebelumnya, sejumlah pengurus DKS menolak relokasi dari kawasan Balai Pemuda ke Hi Tech Mall. Penolakan penggusuran itu disampaikan oleh Ketua DKS Chrisman Hadi saat hearing dengan Komisi D (pendidikan dan kesra) DPRD Surabaya.
Di hadapan anggota legislatif, Chrisman Hadi meminta agar tidak ada pemindahan markas DKS ke luar Balai Pemuda. Meskipun pihaknya sudah menerima surat permintaan pengosongan sebanyak tiga kali.
“Surat yang terakhir kami terima 30 Oktober 2017,” ujar Chrisman saat hearing di Komisi D (pendidikan dan kesra) DPRD Surabaya, Rabu (13/12/2017).
Chrisman mengaku pihaknya merasa terancam karena terus diminta pindah dari Balai Pemuda. Padahal sebelumnya sudah ada mediasi dan pengurus DKS meminta agar tidak dipindah.
“Jangan sampai DKS keluar dari Balai Pemuda apalagi sampai ke Hi Tech Mall,” tegasnya waktu itu. (bmb/gbi)






