
GLOBALINDO.CO, JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) langsung mengeluarkan pernyataan resmi terkait isu yang melanda kadernya sekaligus Cawagub Jatim, Abdullah Azwar Anas. Pernyataan resmi itu disampaikan langsung Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto,
Menurut Hasto, isu yang dialamatkan kepada Abdullah Azwar Anas yang juga merupakan Bupati Banyuwangi merupakan pembunuhan karakter. Hasto menuding ada pihak tertentu di balik isu mundurnya Azwar Anas sebagai bakal calon wakil gubernur Jawa Timur.
“Mereka yang telah kami pilih dan punya potensi menang tentu saja secara sengaja dan sistematis dicoba diturunkan elektabilitasnya. Isu yang sering dipakai adalah masalah moral,” kata Hasto dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (5/1).
(Baca Juga: Azwar Anas Mundur, Risma Kukuh Tolak Maju Pilgub Jatim)
Hasto menilai, upaya pembunuhan karakter tersebut biasanya dilakukan melalui rekayasa isu moralitas, korupsi, dan ujaran kebencian yang memecah belah parpol serta calon diusung. Karena itu, ia meminta kepada seluruh pasangan calon agar tetap teguh pada jalan kepemimpinan untuk rakyat.
Ia pun mengatakan, perubahan pengusungan pasangan calon oleh PDI-P bisa terjadi jika calon berhalangan tetap, mengundurkan diri karena tidak diizinkan keluarga dekatnya, atau karena kepentingan yang lebih besar sebelum batas akhir pendaftaran.
Apalagi, Hasto menilai, Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf, dan Anas lahir dari kultur Nahdlatul Ulama dan mereka dianggap memiliki kinerja yang baik dan membanggakan.
“Keduanya memiliki wawasan yang luas dan hadir sebagai representasi kepemimpinan profesional dengan akar dukungan rakyat yang sangat kuat. Karena itulah PDI-P tidak pernah memiliki pemikiran sedikit pun untuk mengganti paslon tersebut,” lanjut Hasto.
Sebelumnya, Abdullah Azwar Anas, bakal calon wakil gubernur Jatim pendamping Saifullah Yusuf (Gus Ipul), tiba-tiba ingin mundur dari pentas Pilkada Jatim.
Keinginan Bupati Banyuwangi itu dibenarkan Gus Ipul, Kamis (4/1/2018) malam. Wakil Gubernur Jatim itu mengakui telah dihubungi Azwar Anas, yang menyampaikan niatnya mundur dari posisi wakil Gus Ipul.
“Saya sempat kaget, saya juga dapat informasi dari partai pengusung soal rencana mundurnya Azwar Anas,” kata Gus Ipul.
Sayangnya, Gus Ipul tidak menjelaskan penyebab rencana mundurnya Azwar Anas. “Nanti biar Mas Anas saja yang langsung menjelaskan. Saya juga belum tahu, rencananya dia ingin menyampaikan langsung kepada saya penyebabnya,” ujar Gus Ipul.(kcm/ziz)

