GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Ketua DPR, Ade Komaruddin berkonsultasi dengan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical) lantaran posisinya akan diambil alih lagi oleh Setya Novanto. Pleno DPP Partai golkar telah memutuskan sang Ketua Umum, Setya Novanto menempati kembali jabatannya sebagai Ketua DPR.
“Jajaran DPP sudah ada komunikasi, Nurdin (Ketua Harian Golkar Nurdin Halid -red) sudah menemui saya. Jawaban saya, harus konsultasi dengan senior Partai Golkar, keluarga saya dan istikharah,” kata politisi yang akrab disapa Akom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11).
Akom sudah mengetahui soal rapat pleno DPP Golkar yang memutuskan penggantian itu. Namun dia belum menerima surat keputusan resminya.
“Resminya bagaimana nanti saya pelajari untuk nanti akan saya konsultasikan,” ucapnya.
Akom sendiri menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Golkar. Konsultasi soal masalah ini juga akan dia lakukan dengan Ketua Dewan Pembina Golkar, Aburizal Bakrie. Ia mengaku belum mengetahui sikap Ical soal hal ini.
“Saya belum dengar kabarnya, beliau masih di luar negeri kembali besok. Jadi akan berkomunikasi dengan Pak Ical, senior saya,” ujar Akom.
Persaingan Akom dan Novanto meletup sejak Pemilihan Ketum Partai Golkar, Mei 2016 lalu. Akom akhirnya harus menerima keputusan mayoritas pemilik suara di Golkar untuk menetapkan rivalnya, Novanto sebagai Ketum Golkar 2014-20190.
Sebelumnya diberitakan, Golkar memutuskan Setya Novanto kembali dinaikkan menjadi Ketua DPR menggantikan Akom. Sedangkan Akom rencananya akan dikembalikan ke posisi lamanya yaitu Ketua Fraksi Golkar.
“Ade kan juga penugasan. Dan Ade tidak melakukan kesalahan, tidak bisa diganti. Sekarang Ade-nya gimana? Kembalikan ke fraksi. Dia kader terbaik. Kecuali dia diganti dengan orang lain. Hanya mengembalikan,” kata Koordinator Bidang Polhukam Golkar Yorrys Raweyai, Selasa (22/11). (dt/gbi)

