Jalan Buntu PDIP, Ditolak Risma, Berharap Anas Kembali

oleh
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto.
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – PDI Perjuangan kian resah. Hingga dibukanya pendaftaran Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur 2018, Senin (8/1), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri belum menemukan sosok yang paling layak menggantikan Abdullah Azwar Anas sebagai pendamping Saifulah Yusuf (Gus Ipul).

Niat Megawati untuk mengembalikan pilihan kepada Tri Rismaharini (Risma) tak sesuai harapan karena Walikota Surabaya itu tetap menolak. Seperti menemui jalan buntu, PDIP malah masih berharap kepada Azwar Anas agar membatalkan pengunduran dirinya sebagai cawagub.

“Untuk Pilkada Jawa Timur, PDI Perjuangan masih akan melihat suasana kebatinan dari Bapak Azwar Anas,” kata Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (7/1).

Pihaknya berdalih, aspirasi rakyat –khususnya Banyuwangi- kepada Anas masih begitu besar. Karena itu PDIP tidak akan membuat keputusan pada hari ini karena masih ada waktu tiga hari lagi ke depan.

Karena itu, Hasto menyatakan, partainya tidak mau tergesa-gesa mengambil keputusan krusial karena masih ada waktu tiga hari hingga ditutupnya masa pendaftaran calon di KPU pada Rabu 10 Januari.

“Dalam politik nasional, kami tahu iramanya karena PDI Perjuangan sudah sering mengikuti pilkada. Kita ikuti saja perkembangannya. Politik itu seni sehingga kami harus pandai memainkannya,” katanya.

Sebelumnya, Azwar Anas mengirimkan surat kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang isinya mengundurkan dari calon wakil gubernur Jawa Timur dan mengembalikan mandatnya ke DPP PDIP pada Sabtu (6/1).

Pada hari yang sama, kabarnya Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat menemui Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini yang kabarnya melobi untuk menggantikan posisi Abdullah Azwar Anas sebagai calon wakil gubernur. Ketika hal ini ditanyakan kepada Hasto, dia menegaskan, Risma bukannya menolak tapi dia memiliki komitmen untuk membangun kota Surabaya.

“Masyarakat Surabaya juga mencintai Risma, kecuali masyarakat Surabaya menginginkannya maju sebagai calon wakil gubernur,” kata Cagub Sumatera Utara ini. (ant/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.