
GLOBALINDO.CO, BOJONEGORO – Bupati Bojonegoro Suyoto telah siap dipinang Partai Amanat Nasional (PAN) untuk maju menjadi calon gubernur Jatim 2018. Bupati dua periode ini mengaku telah dihubungi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan seminggu lalu terkait kesiapanya untuk maju dan bersaing dengan Saifullah Yusuf dan Khofifah Indar Parawansa.
“Saya ditelepon Ketum, ditanya kalau misalnya begini-begini (maju pemilihan gubernur), saya bilang, saya siap maju Jatim satu,” tutur Suyoto di Bojonegoro, Selasa malam (19/12).
Suyoto menyatakan, apabila sudah tidak ada yang berani maju menjadi pasangan ketiga di Pilgub Jatim, maka dirinya siap. “Saya ini maju pilkada Bojonegoro karena sudah tidak ada yang berani maju. Jadi saya siap maju sebagai upaya menggugurkan kewajiban,” katanya.
Peluang Suyoto yang sebelumnya digadang-gadang mendampingi Khofifah masih terbuka lebar. PAN yang mengantongi 7 kursi di DPRD Jatim menjadi gadis cantik yang menanti pinangan dari Partai Gerindra. Partai pimpinan Prabowo Subianto itu harus meminang PAN untuk bisa mengusung satu pasangan lagi.
Masalahnya, Gerindra sekarang ini sedang menugaskan La Nyalla Mattalitti untuk mencari calon wakil gubernur (cawagub). Apabila La Nyalla gagal mencari cawagub, surat tugas bisa beralih tujuan ke calon lain. “Saya salut kepada beliau. Daya tahannya luar biasa. Saya tidak bisa seperti dia,” tutur Suyoto saat ditanya peluang berpasangan dengan La Nyalla.
Peta Pilgub Jatim tampaknya akan berubah pada 20 Desember. Dalam surat tugas bernomor 12-0036/B/DPP GERINDRA/Pilkada/2017, ditandatangani Prabowo Subianto, La Nyalla diberi batas waktu hingga 20 Desember 2017 untuk memenuhi persyaratan pencalonan Pilgub Jatim.
Bisa jadi pembicaraan antara Zulkifli Hasan dengan Suyoto via telepon akan mengubah jumlah kandidat Pilgub Jatim. Yang sebelumnya cuma dua pasangan akan menjadi tiga pasangan. (jn/nh)

