
GLOBALINDO.CO, MADIUN – Dibangunnya tugu bersama yang bertempat di taman kota di Jalan Panglima Sudirman Desa/Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun, diresmikan serta ditandatangani oleh Kapolres Madiun AKBP I MADE AGUS P .S.I.K.M.Hum, forkopimda Madiun, ketua IPSI dan 12 Perguruan Pencak Silat Asli Madiun.
Peresmian tersebut juga dihadiri oleh Forkopimda, Ketua dan pengurus IPSI Kabupaten Madiun, Ketua dan pengurus perguruan silat di wilayah Kabupaten Madiun yang tergabung dalam IPSI serta dari perwakilan warga perguruan pencak silat di wilayah Kabupaten Madiun yang di ikuti lebih dari 200 orang.
Pembangunan Tugu tersebut adalah inisiatif Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya S.I.K., M.hum, disebabkan adanya gesekan antar dua perguruan PSHT dan PSHW, sehingga dipandang perlu untuk membangun tugu bersama perguruan silat se-Kabupaten Madiun.
” Sejarah singkat terkait pembangunan Tugu Bersama Perguruan Pencak Silat Se-Kabupaten Madiun ini, dikarenakan adanya gesekan antar perguruan pencak silat pada saat pembangunaan Tugu PSHT di Mejayan beberapa waktu yang lalu. Sehingga dipandang perlu untuk membangun Tugu Bersama Perguruan Pencak Silat Se-Kab. Madiun,” Ujar I Made Agus.
Agus juga menjelaskan, Tugu Bersama ini sebagai simbol dan identitas bersama bahwa Kab Madiun merupakan kampung pesilat, dan rencananya pada tahun 2018, pembangunan tugu akan diteruskan di 3 titik yang berbeda, salah satunya di pintu masuk Madiun.
“Dengan adanya Tugu Bersama Perguruan Pencak Silat Se-Kabupaten. Madiun ini, semoga tidak ada lagi gesekan antar perguruan, sehingga situasi dan kondisi di wilayah Kab. Madiun akan selalu aman terkendali,” pungkasnya. (nurhadi)






