GLOBALINDO.CO, MANILA - Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Manila diteror bom. Sebuah bom ditemukan di tempat sampah dekat Kedubes, Senin (28/11/2016). Aparat Kepolisian Filipina pun langsung diterjunkan untuk menjinakkan bom.
Kepala Kepolisian Inspektur Oscar Albayalde menyebutkan, piranti peledak rakitan tersebut terdiri dari ponsel, bahan peledak, baterai 9-volt, dan 81 milimeter mortir.
Awalnya, benda berbahaya itu ditemukan oleh seorang penyapu jalan di jarak 200 meter dari gerbang Kedutaan AS.
“Kemungkinan besar ada niat untuk mengebom di daerah itu, karena ada detonator dan sebuah ponsel,” kata Oscar Albayalde dalam sebuah wawancara telepon dengan AFP.
“Tapi ini masih dalam penyelidikan,” kata Oscar lagi.
Polisi langsung mengirimkan tim penjinak bom ke Roxas boulevard, di mana benda itu ditemukan.
Anggota pasukan penjinak bom lalu memeriksa paket berisi detonator yang dikemas dalam kotak di Roxas boulevard.
Orcar mengatakan, hingga saat ini polisi belum menemuan tersangka yang meletakkan bahan peledak itu.
Dia mengatakan, polisi masih memeriksa para saksi dan berupaya mendapatkan rekaman CCTV di kawasan tersebut.(kcm/ziz)

