Kerusuhan Tulangbawang, Massa Petani Bakar PT BNIL

oleh

kerusuhan-tulangbawangGLOBALINDO.CO, LAMPUNG - Aksi kerusuhan kembali mewarnai Indonesia. Kerusuhan itu pecah di Kabupaten Tulangbawang, Lampung. Massa yang mengatasnamakan Himpunan Tani Korban Penggusuran BNIL/PT Bangun Nusa Indah Lampung (HTKPB) mengamuk setelah melakukan aksi protes sejak Sabtu (1/10/2016) lalu.

“Belum ada yang mendampingi rakyat. Tapi katanya ada Komnas HAM on the way ke lokasi,” kata Wakil Bupati Tulangbawang, Heri Wardoyo, Senin (3/10/2016) dini hari.

Kerusahan pecah pada Minggu (2/10/2016). Warga menutup jalan dengan memalangkan dua truk Fuso. Massa juga membakar 56 sepeda motor milik pengamanan swakarsa, puluhan tenda, dan satu traktor milik PT BNIL. Polisi pun menembakkan gas air mata.

“Brimob membubarkan rakyat korban BNIL dan tenda-tendanya. Massa kemudian memblokir jalan raya. Polisi mengeluarkan tembakan,” kata Heri.

Menurut Heri, selain dari kepolisian, pembubaran kerusuhan juga dibantu 10 truk anggota TNI.

“Sejak 3 minggu lalu mereka (warga-red) mendirikan kemah di sana. Komnas HAM sudah 2 kali berkunjung. Tim dari Mabes Polri. Kapolda sudah 4 kali turun, hari ini yang keempat,” ucapnya.

Dia menyayangkan perisitwa tersebut karena sudah ada rencana pembentukan satgas BNIL.

“Percuma ide pembentukan Satgas BNIL oleh Polda. Pemkab harus segera mengeluarkan rekomendasi penyelesaian ditujukan ke gubernur dan forkopimda provinsi dan kabupaten,” sebutnya.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.