
GLOBALINDO.CO, SURABAYA - Dukungan yang diberikan sejumlah alim ulama terkait pembangunan Masjid As-Sakinah disambut dengan baik oleh Ketua DPRD Kota Surabaya, Armuji. Armuji berharap, dengan adanya dukungan tersebut pembangunan masjid bisa diselesaikan dalam waktu dekat.
“Semakin cepat dibangun dan selesai akan semakin baik,” ujar Armuji, Selasa (12/12/2017).
Armuji menjelaskan, Masjid As-Sakinah yang berada satu komplek dengan Balai Pemuda ini lokasinya sangat strategis. Selain berada di tengah kota juga mudah dijangkau dan dekat dengan pusat perkantoran dan sekolah.
“Karena letaknya yang strategis, Masjid As-Sakinah selalu ramai pada saat jam jam datangnya sholat lima waktu pada siang atau sore hari. Demikian juga pada saat sholat Jumat, masjid ini selalu penuh jamaah,” jelasnya.
Terkait pembongkaran masjid lama, politisi dari PDI-P ini menilai merupakan hal yang wajar. Menurut dia, yang terpenting ada tempat ibadah yang disiapkan sebagai penggantinya.
“Kami dukung sepenuhnya agar masjid itu segera terwujud sehingga bisa digunakan untuk ibadah,” tegas Armuji.
Politisi senior ini menambahkan, saat ini tengah dilakukan finishing perubahan desain beberapa bagian masjid untuk mengakomodir aspirasi masyarakat dan kalangan alim ulama. Hal ini dilakukan setelah Pemkot Surabaya bertemu dan mendengarkan masukan dari para alim ulama.
Untuk diketahui, Masjid As-Sakinah sendiri selama ini sering dipakai para anggota DPRD Surabaya untuk beribadah terutama saat sholat Jumat. Apalagi, lokasi masjid memang tidak terlalu jauh dengan ruangan para wakil rakyat Surabaya.
“Selain kami yang ada di DPRD Surabaya, banyak masyarakat sekitar yang menggunakan masjid ini. Sehingga sangat baik kalau desain baru masjid nantinya bisa menampung jamaah lebih banyak lagi,” imbuh Armuji.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Tata Ruang Kota Surabaya, Ery Cahyadi menyampaikan, dalam proses pembangunan masjid As-Sakinah, pemkot mendengar masukan dari para alim ulama.
Ery juga menyampaikan masjid As-Sakinah akan dibangun lebih besar. Ery menyebut luasan bangunannya 15×24 meter dan anggarannya jadi satu dengan renovasi pembangunan gedung dewan.
“Pembangunan masjid baru ini ditargetkan selesai pada Desember 2018,” ujar Ery waktu itu. (bmb/gbi)






