Ketua DPRD Surabaya Ancam Tutup Kantor Gojek

oleh
Ketua DPRD Surabaya, Armuji kecam perilaku manajemen Gojek.
Ketua DPRD Surabaya, Armuji kecam perilaku manajemen Gojek.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA - Ketua DPRD Surabaya, Armuji mengancam menutup kantor cabang Gojek yang ada di Surabaya. Ancaman tersebut menyusul adanya berbagai persoalan yang dialami para pengemudi.

Armuji menuturkan, kondisi yang dialami driver Gojek sekarang sebenarnya sudah dapat diprediksi jauh jauh hari. Mengingat kasus tersebut kerap terjadi di perusahaan transportasi berbasis aplikasi.

“Ini kasusnya sama seperti di Bali. Kalau pengemudi Gojek tidak terima dengan kebijakan manajemen langsung di-suspend secara sepihak,” ujar Armuji, Kamis (18/8/2016).

Sebagai perusahaan berbasis aplikasi, biasanya ketika proses perekrutan calon driver banyak diberikan janji manis. Misalnya bonus bagi driver Gojek yang lulus tes.

Padahal dari diskusi yang dilakukannya dengan Dinas Perhubungan Surabaya, diperoleh informasi jika para pegawai Gojek hanya dijadikan sarana untuk membesarkan aplikasi.

“Kalau seperti ini akan kita tutup Gojek yang ada di Surabaya,” tegas Armuji.

Armuji menyebut sistem yang diterapkan oleh manajemen Gojek terhadap para pengemudi adalah bentuk kapitalis modern. Biasanya ketika aplikasinya sudah banyak yang menggunakan akan dibuat manajemen konflik.

“Ini modus manajemen Gojek. Mereka (manajemen) yang punya aplikasi jadi bisa melakukan apa saja,” terangnya.

Namun politisi dari PDI-P ini memastikan jika Surabaya tidak mudah untuk dijajah seperti di Bandung, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Sebab Surabaya berbeda dengan kedua kota tersebut.

“Senin akan kita panggil manajemen yang ada di Surabaya. Nanti perwakilan dari pengemudi Gojek juga kita undang,” janjinya. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.