Klienya Dituntut 2 Bulan, Wellem Sebut Dakwaan Jaksa Cacat Formil

oleh
Kuasa hukum terdakwa, Wellem Mintarja.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Crhistian Novanto, Security Perumahan Bukit Mas akhirnya dituntut Jaksa Penuntut Umum hukuman pidana penjara selama 2 bulan atas kasus dugaan penganiaan yang dilaporkan Oscarius Yudhi Ari Wijaya.

Jaksa Penuntut Umun, Suparlan saat membacakan surat tuntutan menyebutkan jika terdakwa Crhistian Novianto terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana Penganiaan sesuai Pasal 351 KUHP.

“Menuntut Terdakwa Crhistian Novanto terbukti secara sah dan menyakin melanggar Pasal 351 KUHP dengan hukuman pidana penjara selama 2 bulan,” kata jaksa saat membacakan tuntutan diruang sidang Sari II Pengadilan Negeri Surabaya.

Sementara itu, hakim ketua Maxi Sigarlaxi SH, MH menunda Persidangan hingga Minggu depan dengan agenda Pembelaan atau Pledoi.

Ditemui terpisah, penasihat hukum terdakwa Wellem Mintarja, mengatakan tuntutan jaksa 2 bulan pidana penjara kepada terdakwa kurang memenuhi rasa keadilan. Sebab, pijakan jaksa dengan adanya alat bukti visum dan saksi tidaklah terpenuhi.

“Bukti visum dalam surat dakwaan berbeda dengan saksi dokter visum yang dihadirkan dalam persidangan” ujar Wellem saat dikonfirmasi usai Persidangan.

Ia menjelaskan, jika fakta persidangan saksi dari dokter visum yang dihadirkan kepersidangan pada pekan lalu bukanlah saksi visum yang ada di dakwaan.

“Dalam surat dakwaan dokter visum Dr Yunita Sari tetapi dalam fakta persidangan dokter visumnya Dyn Bagus Muhammad” tukasnya.

Selain itu, menurut pengalamanya, baru kali pertama ada salah ketik dalam Surat Dakwaan terkait perbedaan nama saksi visum. Yang semestinya Surat Dakwaan dibuat secara Rinci, Cermat dan Jelas.

“Surat dakwaan sudah cacat formil sehingga dakwaan menjadi kabur. Klien kami tidak bersalah dan jaksa tidak bisa membuktikanya,” pungkasnya. (Ady/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.