GLOBALINDO.CO - Anda mungkin sering mengalami rasa tidak nyaman di daerah bokong tapi tak tahu pasti apa penyebabnya. Terkadang kita menyalahkan duduk terlalu lama atau celana jins yang ketat sebagai pemicunya.
Bokong yang berisi dan sehat bisa mengindikasikan kondisi kesehatan yang prima. Berikut ini lima petunjuk yang diberikan bokong mengenai kondisi kesehatan kita.
- Risiko penyakit kronis lebih kecil
Sebuah penelitian dilansir di International Journal of Obesity menemukan fakta menumpuknya lemak di area belakang berhubungan dengan menurunnya risiko terkena penyakit kardiovaskular dan metabolisme. Bokong “bahenol” juga menunjukkan kadar gula darah dan kolesterol rendah.
- Pantat tepos tidak sehat
Bokong menjadi tempatnya otot paling besar di tubuh, dan otot adalah jaringan metabolis paling aktif. Jadi, bokong yang tepos menandakan orang tersebut terlalu banyak membakar lemak sehingga otot pun ikut “meleleh”.
- Kekurangan serat
Hemoroid (hemorrhoids) merupakan kondisi pembuluh darah di bokong yang melebar dan bisa pecah atau mengeluarkan darah saat buang air besar. Biasanya pembuluh tersebut muncul setelah melahirkan atau menderita sembelit, yang antara lain disebabkan kurangnya asupan serat. Coba tambahkan lebih banyak buah dan sayuran dalam pola makan dan minum air putih lebih banyak.
- Terlalu banyak duduk
Terlalu banyak duduk akan menyebabkan bokong lebih lebar dan rata. Cobalah meluangkan waktu bangkit dari kursi kerja dan berjalan-jalan sebentar agar pantat bisa beristirahat.
- Waktunya ke dokter
Bukan hanya bentuk bokong yang harus diperhatikan. Sesuatu yang keluar dari bagian tubuh ini dan tidak normal menandakan ada yang tidak beres pada tubuh, terutama organ pencernaan. (tm/nh)

