
GLOBALINDO.CO, LOS CABOS - Perang terbuka antar kartel narkoba di wilayah Meksiko kian sengit. Bahkan, para korban jiwa dari perang narkoba ini menghantui warga lantaran dibuang di area publik. Terbaru, sedikitnya 6 mayat ditemukan tergantung di beberapa jembatan di wilayah Los Cabos, Negara Bagian Baja California Sur, Meksiko.
Seperti dilansir The Guardian, Kamis (21/12/2017), 2 mayat ditemukan tergantung di jembatan Las Veredas, dekat Bandara Internasional Los Cabos, dan 2 lainnya digantung di 2 jembatan di jalan raya antara Cabo San Lucas dan San Jose del Cabo. Kemudian, 2 mayat juga ditemukan tergantung di jembatan dekat bandara.
(Baca Juga: Perang Kartel Narkoba di Meksiko, Tujuh Mayat Gosong Tertembus Peluru Berserakan di Kota)
Pihak berwenang belum memberikan keterangan rinci terkait identitas jenazah tersebut. Namun, kelompok narkoba biasanya sering menggantung mayat korban pembunuhan di tempat umum untuk mengintimidasi saingan mereka.
Kekerasan antar kartel narkoba menjadikan tahun ini sebagai tahun paling mematikan dalam sejarah modern Meksiko. Kepala Polisi Los Cabos bahkan tertembak dan tewas pada pekan lalu.
Gubernur Negara Bagian Baja California Sur Carlos Mendoza Davis mengatakan, kepolisian sedang menyelidiki insiden itu.
“Saya mengutuk tindakan ini dan ekspresi kekerasan seperti apa pun. Kini kita harus bersatu,” ucapnya melalui Twitter.
Kekerasan di semenanjung Baja California Sur terus meningkat, terutama di sekitar resor Los Cabos yang dikunjungi jutaan turis asing setiap tahunnya.
Munculnya Kartel Jalisco generasi baru membuat negara tersebut menghadapi perselisihan sengit dengan kelompok kriminal sehingga memicu tingkat pembunuhan.
Pada Selasa (19/12/2017), pihak berwenang Negara Bagian Utara Chihuahua menyebutkan 12 orang tewas dalam bentrokan antara kelompok bersenjata.
Pada Juni 2017, pihak berwenang Meksiko menemukan kuburan massal yang berisi mayat 11 pria dan 3 perempuan di dekat Los Cabos.
Kasus pembunuhan meningkat dua kali lipat di Baja California Sur tahun ini, dengan 409 orang terbunuh hingga Oktober 2017.(kcm/ziz)

