
GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Kursi Ketua umum Partai Golkar yang baru diduduki Airlangga Hartanto terbuka kemungkinan berlanjut hingga tahun 2022. Opsi melanjutkan jabatan Airlangga hingga tahun 2022 muncul dalam paripurna Munaslub di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (19/12).
“Ada pandangan mengenai periodisasi. Ada 3 opsi, ada yang 2019, ada yang 2019 plus bisa diperpanjang dengan persetujuan rapimnas, dan 2022,” ujar Airlangga kepada wartawan seusai.
Agenda paripurna munaslub hari ini mendengarkan pandangan umum dari pengurus DPD tingkat I, DPD tingkat II, hingga ormas pendiri dan yang didirikan Golkar. Salah satu isu krusial yang dibahas adalah masa jabatan Airlangga sebagai Ketum Golkar.
Selain soal opsi masa jabatan, ada 14 poin lainnya yang dibahas. Seluruh pandangan dari forum hari ini akan dibahas dalam rapat internal DPP besok.
“Kemudian, tentu ada hal yang sifatnya spesifik. Spesifik itu ada 14 item. Tentu besok DPP akan mengadakan rapat untuk pandangan umum seluruh pandangan munas,” papar Airlangga.
Paripurna hari ini sekaligus menunjuk Airlangga sebagai pengambil keputusan tunggal untuk merevitalisasi kepengurusan Golkar. Revitalisasi dan restrukturisasi Golkar juga akan dibahas besok.
“Seluruhnya memberikan mandat kepada ketua umum sebagai formatur tunggal untuk melakukan revitalisasi dan restrukturisasi kepengurusan,” sambungnya.
Airlangga enggan membocorkan nama-nama yang akan direvitalisasi. “Belum ada indikator. Kalau yang tidak aktif, sebelum munas juga direvitalisasi,” tuturnya. (dt/gin)

