Natal dan Tahun Baru, Daging Sapi Glonggongan Menyebar di Pasar Grobogan

oleh
Daging sapi glonggongan yang ditemukan di Pasar Grobogan.

GLOBALINDO.CO, GROBOGAN - Memasuki musim Natal dan Tahun Baru 2017 ini para pengusaha mengambil seluruh jurus untuk bisa menangguk untung sebesar-besarnya. Salah satunya tampak melalui beredarnya daging sapi glonggongan di pasar-pasar.

Lebih dari 1 kuintal daging sapi glonggongan ditemukan di pasar Grobogan, Jawa Tengah. Daging sapi glonggongan ini ditemukan saat razia yang dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Grobogan.

(Baca Juga: Soekarwo Larang Impor Daging dan Jeroan Kerbau)

“Kami berhasil mengamankan 1 orang pemasok daging glongongan. Total daging sebanyak 131,35 kilogram. Dalam kegiatan ini kita juga didukung pihak Polres, Dinkes, dan Satpol PP,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Grobogan, Riyanto, Kamis (21/12/2017).

Razia dilakukan dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru. Daging yang diamankan terdiri dari daging merah, tulang, dan iga.

“Kalau dari hasil pemeriksaan, diketahui kadar air daging mencapai 81,6 persen. Sementara kadar air daging yang normal angkanya di bawah 77 persen,” ungkapnya.

Daging glonggongan ini kemudian dimusnahkan dengan cara dikubur di dalam tanah.

Riyanto menjelaskan, dari proses penyembelihan, daging itu semi basah. Sehingga daging dinyatakan tak layak dikonsumsi.

Selama ini, lanjut Riyanto, wilayah Grobogan merupakan salah satu daerah incaran pedagang daging sapi glonggong.

Daging itu biasanya dijual jauh dari harga pasaran daging pada umumnya. Harga daging saat ini berkisar sekitar Rp 125.000 per kg. Sedangkan harga daging gelonggongan lebih murah yakni sekitar Rp 100.000 per kg.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.