Nunggak Rp 12 Miliar, PJU Bagansiapiapi Dimatikan Paksa PLN

oleh
Ilustrasi PJU padam.

GLOBALINDO.CO, ROKAN HILIR - Aksi pemadaman aliran listrik secara paksa dilakukan PT PLN di kawasan Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau. Ironisnya, aliran listrik yang dipadamkan paksa ini merupakan bagian dari penerangan jalan umum (PJU). Mobilitas warga pun terganggu.

Pemadaman paksa dilakukan PLN karena Pemkab Rohil nunggak pembayaran listrik PJU hingga mencapai Rp 12,6 miliar.

Manjer SDM dan Umum PLN Wilayah Riau-Kepri, Dwi Suryo Abdulah menjelaskan, pemadaman listrik PJU Bagansiapiapi sudah dilakukan sejak November 2017 hingga saat ini. Diperkirakan 90 persen seluruh PJU saat ini dipadamkan.

(Baca Juga: Kisah Heroik Pekerja PLN Pasang Listrik di Pedalaman Papua)

“Kami memberikan tenggat waktu hingga 20 Desember untuk dibayar. Jika batas itu tidak juga dilunasi, maka 100 persen PJU kami padamkan. Saat ini masih ada 10 persen PJU yang masih menyala,” kata Dwi, Kamis (14/12/2017).

Menurut Dwi, pemadaman PJU yang dilakukan setelah terlebih dahulu memberitahukan ke Pemkab Rohil. Pihak PLN sudah memberikan surat tertulis akan tunggakan tersebut. Surat yang dilayangkan dari Agustus, November. Namun belum ada tanggapan yang pasti kapan tunggakan itu akan dibayar.

Dwi menjelaskan, tagihan PJU setiap bulannya mencapai Rp 1,2 miliar. Uang tersebut ditarik dari pelanggan yang selanjutnya pihak PLN menyetorkan ke Pemkab Rohil.

“Dari dana yang kita tarik dari pelanggan Rp 1,2 miliar setiap bulannya, yang mestinya dibayarkan ke PLN hanya Rp 750 juta per bulan. Nah sisanya sekitar Rp 400 jutaan adalah pajak kas Pemkab Rohil,” kata Dwi.

Dwi menjelaskan, tunggakan listrik PJU Pemkab Rohil sudah berlangsung selama 16 bulan. Sehingga total utang listrik PJU mencapai Rp 12,6 miliar.

“Setiap kali ditagih, alasanya anggaran belum cair. Padahal tagihan listrik dari pelanggan yang sekaligus ada tagihan PJU lancar,” kata Dwi.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.