GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Internal Parpol pengusung pasangan Ahok-Djarot terus berebut pengaruh. Ketua Tim Pemenangan pasangan Ahok-Djarot, Nusron Wahid mengklaim, Ahok diusung oleh trio Partai Golkar, Nasdem, dan Hanura. Sedangkan PDIP hanya mengusung Djarot sebagai calon Wakil Gubernur.
Meski begitu, Nusron Wahid mengapresiasi langkah PDIP yang mengikuti langkah Golkar mendukung petahana di Pilkada DKI Jakarta 2017.
Menurut dia, dukungan yang diberikan PDI-P menambah amunisi yang ada untuk menghadapi lawan politik nantinya.
“Golkar senang, karena menambah teman,” kata Nusron, Rabu (21/9/2016).
Saat memastikan mendukung, Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada Ahok untuk menentukan calon wakil gubernur.
Ia pun memastikan, dukungan tetap diberikan apabila Ahok memilih Djarot Syaiful Hidayat sebagai pasangannya di Pilkada DKI.
“Golkar, Hanura dan Nasdem yang mengusung Ahok. PDIP yang ngusung Djarot sebagai wakil. Jadi menyatu empat gabungan parpol,” ujarnya.
Dengan dukungan dari empat Parpol, maka pasangan Ahok-Djarot telah mengantongi 52 kursi dukungan di DPRD DKI Jakarta.
Adapun, syarat minimal untuk mengusung paslon di DKI yaitu 22 kursi DPRD.(kcm/ziz)

