GLOBALINDO.CO, JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali menyerukan ajakan pada masyarakat agar tidak melakukan aksi turun jalan seperti pada 4 November lalu.
Ajakan ini disampaikan langsung Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj yang meminta masyarakat tidak melakukan aksi unjuk rasa pada 25 November mendatang.
“Saya mengimbau kepada masyarakat enggak usah demo untuk tanggal 25 (November). Demo itu kan menghabiskan dana, energi kita. Yang kami khawatirkan, ada politik yang menunggangi,” kata Said Aqil, Kamis (17/11/2016).
Said Aqil mengatakan, pada awalnya wacana untuk menggelar unjuk rasa pada 25 November adalah menuntut proses hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dilaporkan melakukan penistaan agama. Namun ia menegaskan, proses hukum di kepolisian sudah berjalan.
“Saya percaya ke Bareskrim Polri dengan telah melakukan penyelidikan yang objektif, yang akhirnya mengambil kesimpulan Ahok tersangka,” kata dia.
“Jadi kita tunggu saja setelah ini, kan soalnya di kejaksaan,” ucapnya.(kcm/ziz)

