Pemerintah Olah Lumpur Lapindo Jadi Conblock, Paving, dan Genteng

oleh

lumpur lapindoGLOBALINDO.CO, JAKARTA - Potensi lumpur Lapindo kini mulai dilirik pemerintah. Lumpur Lapindo yang melimpah kini mulai diolah menjadi material bangunan seperti conblock, paving block, serta genteng.

“Apa kita mau menampung (lumpur) terus? Kita akan gunakan yang sudah keluar ini untuk kepentingan infrastruktur atau lainnya,” kata Kepala Badan Penelitan dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR), Arie Setiadi Moerwanto.

Arie mengungkapkan, Balitbang mengupayakan agar lumpur Lapindo bisa dimanfaatkan karena sebenarnya kandungan utamanya, yaitu kaolin, bagus untuk berbagai keperluan seperti mengontrol hama. Hanya, volumenya memang terlalu besar sehingga tidak bisa digunakan.

Selain itu, lumpur Lapindo dinilai bisa dipakai untuk komponen infrastruktur seperti kolom dan balok.

Kekurangannya, dalam lumpur tersebut terdapat kandungan yang asin sehingga tidak bisa dicampur dengan besi yang dapat merusak besi.

“Karena itu kita membuat material yang tidak memerlukan besi, misalnya genteng kan nggak ada besinya,” tutur Arie.

Tantangan selanjutnya, kata dia, adalah tidak hanya pada teknologi, tetapi kecepatan pemerintah dalam menguras lumpur.

Saat ini, semburan lumpur berkecepatan 30.000-50.000 meter kubik per hari. Unrtuk itu, Balitbang sedang mencari solusi agar bisa memanfaatkan lumpur lebih cepat.

Unit produksi sendiri telah dibangun di dekat lokasi semburan lumpur. Jenis produk yang dihasilkan adalah conblock, paving block, dan genteng semen. Bahan baku selain lumpur, yakni semen dan pasir.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.