Pemkot Surabaya Kembali Kirim Bantuan ke Korban Bencana Alam

oleh
Walikota Surabaya, Tri Rismaharini bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya memantau secara langsung proses pengiriman bantuan.
Walikota Surabaya, Tri Rismaharini bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya memantau secara langsung proses pengiriman bantuan.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mengirimkan bala bantuan untuk korban musibah bencana alam di Garut, Sumedang, dan Sampang, Jumat (30/9/2016).

Pantauan di lokasi, Walikota Surabaya Tri Rismaharini terlihat ikut turun tangan, sesekali mengarahkan tim agar berhati-hati saat memindahkan bantuan ke dalam truk.

Ada dua buah truk, dan empat unit mobil berjenis pick up sudah yang disediakan untuk mengirim bantuan. Rencananya, truk tersebut akan berangkat menuju Garut dan Sumedang, sementara mobil pick up akan diberangkatkan menuju Sampang.

“Jika kemarin bantuan yang dikirimkan berasal dari pemkot. Maka hari ini bantuan yang disalurkan berasal dari partisipasi warga yang dikumpulkan melalui posko bantuan bencana alam di Taman Surya,” jelas Tri Rismaharini.

Bantuan yang disalurkan berupa pakaian dan bahan makanan seperti, mie siap saji, minyak goreng, beras, air bersih, susu kaleng, pakaian layak pakai, dan obat-obatan ringan.

“Untuk bantuan berupa uang telah terkumpul sebanyak 300 juta rupiah. Nantinya akan dibagi rata untuk korban bencana di Garut dan Sumedang,” ujarnya.

Walikota juga berpesan kepada petugas yang berangkat, untuk tetap melakukan komunikasi dengan satuan yang ada di Surabaya. Jika nantinya, tenaga mereka dibutuhkan di sana, maka satuan yang berangkat diharapkan tidak pulang terlebih dahulu, dan nantinya Pemkot Surabaya akan kembali mengirimkan pasukan bantuan.

“Pemkot belum mengirimkan tenaga medis, tapi nanti ketika diminta. Kami akan segera mengirimkan bantuan medis ke Garut, Sumedang atau Sampang,” tegas Walikota.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik Dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol dan Linmas) Kota Surabaya Sumarno menambahkan, pihaknya akan terus membuka posko bantuan untuk menampung partisipasi masyarakat. Posko bantuan juga disediakan di dua lokasi, yakni di Taman Surya dan di Balai Pemuda.

“Sebagai langkah antisipasi, pemkot mensiagakan 20 petugas gabungan, dari Linmas, PMI, Satpol PP, Dinas Sosial dan Bagian Umum. Nantinya mereka akan terus mengabarkan perkembangan di sana,” imbuh Sumarno. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.